25 Oktober 2021

Buka Dapur Umum, Dinsos Kalsel Bagikan Seribu Nasi Bungkus

2 min read

Gubernur Kalsel saat membagikan nasi bungkus kepada warga Kota Banjarmasin pada Jum'at (17/4).

BANJARMASIN – Jika tadi Anda kebetulan melintas di jalan R Suprapto Banjarmasin, maka kemungkinan besar Anda adalah salah seorang penerima nasi bungkus yang Jum’at pagi (17/4) tadi dibagikan oleh ASN lingkup Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Karena setidaknya ada 1.000 nasi bungkus yang dibagikan, bagi setiap warga yang melintas di depan kantor Dinas Sosial, termasuk para tukang ojek dan tukang becak yang sering mangkal di kawasan itu.

Tidak tanggung – tanggung, para TAGANA khusus membuka dapur umum dan memasak seribu porsi nasi bungkus itu sejak pagi, di halaman kantor Dinas Sosial Provinsi. Selain dibagikan di jalan depan kantor Dinas Sosial Provinsi, nasi bungkus ini juga dibagikan disejumlah jalan protokol lainnya di Kota Banjarmasin.

Ada yang istimewa dari pembagian nasi bungkus dan juga masker ini. Karena salah satu peserta aksi adalah Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang juga mengenakan seragam kaos yang sama dengan para ASN dan TAGANA, sehingga banyak yang tidak mengenali. Apalagi selama pandemi COVID 19 ini, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, rajin menggunakan masker kain, yang menutupi bagian hidung dan mulutnya.

Kepada wartawan usai membagikan nasi bungkus dan masker, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, nasi bungkus ini setidaknya dapat membantu masyarakat untuk mengisi perutnya di jam makan siang. Sehingga mereka tidak perlu lagi pusing untuk mencari asupan makan siang itu.

“Ini juga merupakan bukti rasa tolong menolong dan gotong royong kita kepada sesama, pada masa pandemi COVID 19 di Kalimantan Selatan. Yang kaya membantu yang miskin, sehingga semuanya dapat keluar dan memenangi peperangan melawan COVID 19 dengan sehat dan selamat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kalsel Siti Nuryani mengatakan, pembagian nasi bungkus ini diharapkan dapat membantu mereka yang terkena dampak akibat pandemi ini. Terutama masyarakat menengah ke bawah yang sebagian besar bekerja di sektor non formal. Contohnya tukang becak dan tukang ojek.

“Dapur umum ini kita laksanakan sekali dulu, jika memang diperlukan akan kita buka kembali. Namun yang pasti akan ada bantuan lainnya berupa paket sembako, bagi mereka yang terkena dampak Corona ini,” jelasnya. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?