25 Oktober 2021

PSBB di Terapkan, Pemprov Kalsel Bakal Jamin Ketersediaan Pangan Untuk Banjarmasin

2 min read

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan tetap menjamin ketersediaan sandang pangan khusus bagi Kota Banjarmasin apabila program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bakal diberlakukan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikutura Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengatakan melihat kondisi wilayah Kota Banjarmasin sekarang ini cukup mengkhawatirkan akibat wabah virus corona. Maka, apabila perencenaan penerapan PSBB diberlakukan di Kota Seribu Sungai itu terwujud hal pertama yang wajib diperhatikan yakni ketersediaan sandang pangan harus menjadi prioritas utama.

“Kota Banjarmasin apabila mau menerapkan PSBB hal utama yang perlu diutamakan yakni ketersediaan pangan untuk bertahan hidup selama masa program itu dijalankan,” ujar Syamsir kepada Abdi Persada FM diruang kerjanya, Kamis (16/4).

Selanjutnya, Ia menjelaskan untuk memenuhi hal tersebut sandang pangan yang perlu menjadi perhatian khusus bagi Kota Banjarmasin yakni bahan pokok utama yakni beras. Namun, karena di daerah ini tidak terlalu besar dan banyak dalam menghasilkan industri pertanian maka pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan bersedia membantu dalam bentuk penyediaan pangan bagi masyarakat yang terdampak virus corona.

“Apabila penerapan PSBB di Kota Banjarmasin terlaksana, kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap akan membantu selama masa program tersebut berjalan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan untuk bisa terus membantu wilayah yang terdampak virus corona, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah wilayah Kabupaten penghasil pangan terbanyak, seperti Batola, Banjar dan Tanah Laut.

Wilayah Kota Banjarmasin mulai dari atas.

“Alhamdulillah, ada tiga wilayah yang nantinya akan siap membantu wilayah Kota Banjarmasin apabila akan menerapkan sistem PSBB, karena hal ini sudah didukung penuh oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dan saya banyak belajar dari beliau,” tutur Syamsir.

Kondisi lalu lintas di Kota Banjarmasin

Kendati demikian, apabila perencanaan PSBB di Kota Banjarmasin terwujud maka pihak Pemerintah juga sudah menyiapkan beberapa anggaran mulai dari penanganan hingga ketersediaan pangan bagi masyarakatnya.

“Kami dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalimantan Selatan juga akan berencana menyiapkan itu apabila penyebaran virus corona makin mengkhawatirkan di Kota Banjarmasin dan ketersediaan sandang pangan dari tiga daerah siap membantu,” jelasnya.

Selain itu, Ia membeberkan melihat kondisi sekarang ini untuk ketersediaan pangan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan stabil, mengingat hasil panen dari beberapa Kabupaten cukup melimpah maka dapat diprediksikan ketersediaan bahan pokok akan bisa bertahan sampai akhir tahun 2020.

“April ini para petani sudah melakukan panen kedua dan pada Agustus mendatang masyarakat Kalimantan Selatan kembali akan memanen padi dengan sejumlah kebutuhan lainnya. Jadi, prediksi kami untuk ketersediaan pangan dan bahan pokok bisa kita nikmati sampai akhir tahun ini bahkan bisa masuk ke 2021,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Gubernur Kalimantan Selatan bersama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalimantan Selatan berencana akan membangun gudang khusus penyediaan penyimpanan ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat di Kalimantan Selatan setara dengan standart gudang Bolug yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?