19 Oktober 2021

Kawasan Forest City Pemprov Kalsel Kembali Ditanami

3 min read

BANJARBARU – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan melakukan penanaman pohon di area Forest City, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (14/4).

Sekdaprov baju putih, Kajati tengah, Kadishut baju kuning, bersama usai melakukan penanaman, di area Forest City, Selasa (14/4).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Arie Arifin ini, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq, serta tamu undangan lainnya.

Disampaikan Arie Arifin, saat memberikan sambutan, penanaman pohon ini sebagai wujud dukungan kepada pemerintah daerah, dengan program revolusi hijau nya, terlebih lahan yang dilakukan penanaman ini merupakan tanah hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada kejaksaan tinggi untuk membangun kantor.
“Hal ini menunjukkan adanya kerjasama yang baik, antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dijelaskan Arie Arifin, landasan lain adanya penanaman ini, mengingat anggaran untuk pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan ini masih belum tersedia, serta agar lahan seluas 2 (dua) hektar ini tidak ditumbuhi tanaman liar dan terkesan tidak terurus, maka dilakukan penghijauan melalui penanaman ini.

“Saya selaku Pimpinan Kejaksaan Tinggi, berinisiatif melakukan penghijauan, sebagaimana yang di canangkan Gubernur (Sahbirin Noor), lahan ini menjadi taman kota,” terangnya.

Adapun untuk pemeliharaan tanaman ini nantinya pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan untuk meminta bantuan.

“Kami juga nanti akan membentuk petugas yang khusus merawat, selain itu kami juga akan berupaya melakukan tanam tumpang sari selain sengon, seperti ubi jalar, kacang dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie menyampaikan, menyambut baik dengan kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan ini. mengingat program revolusi hijau ini sudah dituangkan dalam peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2018 dan kemudian ditindaklanjuti melalui program Forest City.

“Ini merupakan bentuk sinkronisasi pelaksanaan Perda revolusi hijau tersebut,” tandasnya.

Ditambahkan Haris Makkie, kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial.

“Semoga ini menjadi gerakan masyarakat, meskipun bukan bagian dari ASN, untuk menanam, menanam dan menanam untuk anak cucu kita, sebagai wujud syukur kita diberi alam yang luas, tanah yang subur, dan beragam jenis pepohonan yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurofiq, yang mengharapkan tindakan Kepala Kejaksaan Tinggi ini mampu menciptakan resonansi se-Kalimantan Selatan, dan dapat diikuti oleh seluruh aparatur di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dijelaskan Hanif, Forest City ini merupakan kebijakan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, sebagai tindak lanjut dari gerakan revolusi hijau yang dituangkan dalam Perda nomor 7 tahun 2018 tentang gerakan revolusi hijau.

“Target keseluruhan Forest City di lingkup perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan ini 1.008 hektar, terbagi di kawasan perkantoran seluas 80 hektar, dan di kawasan masyarakat di sekitar perkantoran 928 hektar,” ujarnya.

Ditambahkan Hanif, realisasi penanaman di Forest City sudah mencapai 110 hektar di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini, kemudian ditambah dengan penanaman hari ini seluas 2 (dua) hektar, dengan 2.500 pohon, maka total sudah ada 112 hektar.
Adapun untuk di kawasan tanah masyarakat sekitar perkantoran yang telah ditanami mencapai 60 hektar.

“Pohon yang ditanam berjenis sengon, yang merupakan tanaman fast growing dan mampu menyuburkan tanah,” jelasnya.

Dengan penanaman ini, diharapkanny perkantoran ini benar-benar mampu menciptakan suasana yang asri buat Pemerintah di Provinsi Kalimantan Selatan dan menjadi tolak ukur pembangunan penghijauan di Provinsi Kalimantan Selatan. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?