20 Oktober 2021

Pemprov Kalsel Belum Terima Laporan Resmi Terkait Pembebasan Biaya Listrik Yang Terdampak Covid-19

2 min read

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Selatan, Wardani.

BANJARBARU – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan mengaku belum menerima laporan resmi dari Kementerian ESDM Republik Indonesia (ESDM RI) dan PT PLN Persero terkait pembebasan biaya listrik gratis untuk masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kalimantan Selatan, Wardani kepada Abdi Persada FM, Jumat (3/4).

“Sampai saat ini, kami belum menerima sama sekali laporan ini. Bahkan, kami tahunya tentang pembebasan biaya khusus untuk 450 volt dari media pemberitaan online,” tutur Wardani.

Bahkan, Ia tak menampik akan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembebasan biaya listrik tersebut. Namun, dirinya tetap menginginkan adanya jalur koordinasi mengingat pihaknya sebagai Lembaga Pemerintahan yang membidangi tentang kelistrikan.

“Karena ini program Pemerintah Pusat, kami tetap menghargai. Akan tetapi, setidaknya harus ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah agar tidak ada kesenjangan walaupun dari Perusahaan PLN sudah mengetahui hal ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan berencana menyambangi PT PLN Persero regional Kalselteng untuk melakukan koordinasi terkait pembebasan biaya listri kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk tidak adanya kesenjangan nanti, rencananya kami akan melakukan koordinasi kepada PT PLN Kalselteng untuk membicarakan hal ini, agar lebih jelas,” ujar Wardani.

Selain itu, Ia mengungkapkan selain akan melakukan koordinasi dengan pihak PT PLN, Dinas ESDM Kalimantan Selatan juga segera menanyakan apakah di daerahnya mendapatkan pembebasan biaya listrik tersebut, mengingat Kalimantan Selatan juga mengalami dampak wabah covid-19 (virus corona).

“Kami juga akan memastikan ke Kementerian ESDM RI apakah Kalsel yang diwajibkan harus dirumah juga akan mendapatkan pembebasan biaya listrik gratis tersebut selama 3 bulan kedepan, segera kami koordinasikan,” pungkasnya.

Dalam hal ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan juga akan melakukan upaya tersebut, mengingat wabah yang terjadi di Kalsel cukup berimbas mulai dari perekonomian hingga sumber energi lainnya di wilayahnya sekarang ini, berharap keinginan masyarakat cukup besar untuk program dari Pemerintah Pusat ini demi mengupayakan keselamatan dan meringankan beban di wilayah Kalimantan Selatan. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?