16 Oktober 2021

500 Ribu Lebih Pelanggan PLN di Kalsel Dapat Pembebasan dan Keringanan Biaya Listrik

2 min read

GM PT PLN Wilayah Kalselteng Sudirman (tengah) didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK (kiri) ketika diwawancara oleh sejumlah awak media.

BANJARMASIN – Pemerintah RI menerbitkan program pembebasan dan keringanan biaya listrik untuk masyarakat pelanggan PLN kategori 450 VA dan 900 VA bersubsidi demi meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Sudah merampungkan pendataan pelanggan penerima manfaat program pembebasan dan keringanan biaya listrik di Kalsel, PT PLN  Unit Induk Wilayah Kalselteng menyampaikan data jumlah penerima manfaat program tersebut di Kalsel kepada Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di ruang kerja Pimpinan Dewan, Jumat (3/4) .

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng, Sudirman mengungkapkan ada sebanyak 423.255 pelanggan konsumen rumah tangga 450 VA di Kalsel yang akan dibebaskan biaya listrik selama tiga bulan. Sedangkan untuk pelanggan konsumen rumah tangga 900 VA bersubsidi yang akan menerima manfaat keringanan biaya 50 persen di Kalsel sebanyak 84.807 pelanggan.

“Secara total ada sebanyak 508.062 pelanggan PLN di Kalsel yang akan merasakan manfaat program yang ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo tersebut,” jelasnya.

Sudirman menambahkan data pelanggan penerima manfaat program tersebut masuk dalam data yang diolah oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) artinya penerima manfaat program tergolong masyarakat yang kurang mampu. Jumlah tersebut mencakup kurang lebih 25 persen dari total pelanggan PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng saat ini yang berjumlah 1,9 juta pelanggan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyatakan sangat mengapresiasi PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng yang mendukung program pemerintah RI tersebut. Menurut Politisi Senior Partai Golkar ini program pembebasan dan keringanan biaya listrik di Kalsel tersebut dapat efektif dan secara nyata meringankan beban masyarakat khusus yang kurang mampu dalam melalui pandemi Covid-19 di Kalsel.

“Namun tak hanya sampai di situ, kami juga masih berupaya agar program serupa bisa diterapkan pada layanan air dari PDAM maupun layanan telekomunikasi,” jelasnya.

Seperti diketahui, terkait mekanisme program pembebasan dan keringan biaya listrik tersebut ada dua cara yang dapat dilakukan pelanggan pra bayar penerima manfaat program yaitu melalui kontak Whatsapp PLN dan yang kedua melalui laman resmi PLN pln.co.id. Sedangkan untuk pelanggan pasca bayar pembebasan dan keringanan biaya akan otomatis berlaku karena dihitung di akhir bulan selama program ini berlangsung. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?