16 Oktober 2021

Pemprov Kalsel Kembali Anggarkan 10 M Untuk Covid-19

2 min read

Kabid Anggaran Bakeuda Kalsel, Agus Dyan Nur.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menganggarkan alokasi dana khusus pencegahan Covid-19 sebesar Rp10 miliar melalui APBD tak terduga. Namun, pihaknya saat ini masih menunggu verifikasi data valid untuk melakukan pencairan alokasi dana tersebut.

Kantor Bakeuda Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalimantan Selatan, Agus Dyan Nur mengatakan dalam menanggulangi permasalahan wabah pandemi Covid-19 di Kalimantan Selatan, untuk keperluannya pun pihaknya harus menganggarkan alokasi dana tersebut agar upaya pemutusan mata rantai virus Corona dapat teratasi.

“Untuk sementara ini, kami masih memfokuskan alokasi anggaran untuk Covid-19 jadi dalam keperluannya pun Pemerintah Kalimantan Selatan masih berusaha melakukan upaya pencegahan itu,” ujar Kabid Anggaran Bakeuda Kalsel, Agus kepada reporter Abdi Persada FM diruang kerjanya, Kamis (2/4).

Ia mengungkapkan selain melakukan pencegahan melalui beberapa upaya agar dapat memutus mata rantai wabah pandemi Covid-19, pihaknya pun perlu menganggarkan alokasi dana khusus yang tak terduga sebagai antisipasi apabila ada penambahan fasilitas baru untuk penanganannya.

“Makanya, kegiatan-kegiatan SKPD dilingkup Pemprov Kalsel terpaksa harus kami tarik dan dialokasikan ke anggaran pencegahan Covid-19, kami belum bisa memfokuskan untuk alokasi anggaran lainnya,” tutur Agus.

Kemudian, Dirinya melanjutkan demi tercapainya hal tersebut agar Covid-19 bisa dihentikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah menganggarkan alokasi dana sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan virus Corona ini.

“Sebenarnya dari tim gugus tugas P3 Covid-19 Kalsel menganggarkan Rp100 miliar tetapi harus melalui prosedur tahapan verifikasi data terlebih dahulu, namun, kami dari Bakeuda Kalsel tetap memberikan support itu agar wabah ini segera berakhir,” ungkap Agus.

Bahkan, Ia mengharapkan kondisi tersebut cepat pulih sehingga anggaran yang diinginkan Pemerintah Kalimantan Selatan tidak terlalu dipaksakan dan bisa segera stabil dalam meningkat perekonomian di 13 Kabupaten/Kota yang mengalami imbas wabah tersebut.

“Harapannya kami, semoga wabah ini cepat berakhir segera agar perekonomian di Kalsel bisa kembali stabil lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam upaya pencegahan virus Corona di Kalimantan Selatan. pihaknya akan menganggarkan sesuai permintaan tim gugus tugas P3 Covid-19 Kalimantan Selatan, akan tetapi, waktu dekat nanti baik Bakeuda Kalsel ataupun Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel akan melakukan koordinasi dan kajian terlebih dahulu sebelum pencairan dilakukan bersama Pemerintah. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?