28 Oktober 2021

Lepas Mobil Penyemprot Disinfektan, Ini Pesan Paman Birin Untuk Warga Banua

2 min read

Gubernur Kalsel (baju putih) didampingi Kapolda (seragam polisi) dan ketua DPRD Kalsel (sasirangan) saat melepas mobil penyemprot disinfektan di mapolda Kalsel pada Selasa (31/3).

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi salah satu daerah di Indonesia yang turut menggelar penyemprotan disinfektan secara serentak, pada Selasa (31/3). Kegiatan yang digelar serentak diseluruh wilayah Kalsel ini, dimulai secara simbolis oleh oleh orang nomor satu di Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada Selasa pagi (31/3) sekitar jam 09.00 WITA di mapolda Kalsel, dengan cara mengibaskan bendera dan membacakan shalawat. Turut serta pada proses pelepasan mobil penyemprot disinfektan ini, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari Banjarmasin dan juga Ketua DPRD Kalsel.

Total ada 606 personil gabungan dari berbagai lembaga turut serta pada aksi pencegahan dan penanggulangan  penyebaran virus Corona tersebut. Berita dari unsur  Polri, TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, dan Damkar. Sementara jumlah disinfektan yang disemprotkan ke berbagai sudut di kota Banjarmasin, mencapai 30.000 liter dengan menggunakan armada penyemprotan dan alat semprot.

Mobil penyemprot disinfektan melakukan tugasnya di jalan S Parman depan Mapolda Kalsel.

Tim penyemprotan disinfektan yang dilepas ini, dibagi menjadi dua kelompok.  Yakni kelompok II dengan rute Mapolda Kalsel – jalan S.Parman – Mahligai Pancasila – jalan R Suprapto – jembatan Merdeka – Siring Menara Pandang – jembatan Pasar Lama – jalan Perintis Kemerdekaan – jalan A.Yani – jalan Hasan Basri – bundaran Kayu Tangi – Taman Kamboja.

Sementara kelompok I meliputi rute Mapolda Kalsel – jalan D.I.Panjaitan – jalan Perintis Kemerdekaan – jalan Jenderal Sudirman (0 kilometer) – depan Masjid Sabilal Muhtadin – jalan Lambung Mangkurat (Gereja Katedral) – jalan P Samudera – pelabuhan Banjarmasin – Taman Kamboja.

Kegiatan penyemprotan disinfektan secara serempak ini, merupakan tindak lanjut dari perintah Kepolisian Republik Indonesia (Polri), bahwa guna mencegah penularan virus Corona, perlu dilakukan penyemprotan disinfektan secara massal.

“Kegiatan ini tentunya dilakukan bersama-sama dengan rekan-rekan TNI dan Pemda setempat serta instansi lainnya. Kebijakan ini menindaklanjuti maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona alias COVID 19. Dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang Antisipasi Perkembangan Pandemik Virus Corona,” jelas Kapolda Kalsel Yazid Fanani.

Sementara itu, usai melepas iring-iringan mobil penyemprot disinfektan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin mengatakan, bahwa ini merupakan bukti gotong royong dari seluruh pihak, untuk bersama-sama memerangi COVID 19, yang kini sudah menjadi musuh bersama di negeri ini.

“Ini merupakan ikhtiar kita bersama, yang diharapkan dapat meminimalisir penyebaran virus Corona. Saat ini juga saya tidak hentinya mengingatkan warga Banua, untuk tetap diam di rumah. Saya sangat yakin, kalian adalah pejuang karena dapat bertahan untuk diam di rumah dan tidak beraktivitas di luar rumah. Biarkan kami yang harus masih beraktivitas di luar rumah untuk mencari jalan memerangi virus ini. Tapi tetap jangan lupa untuk jaga jarak, dan cuci tangan dengan air mengalir dan tentunya memakai sabun,” pesan Gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut. (RIW/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?