16 Oktober 2021

Pemprov Kalsel Akan Gelar Sosialisasi Narkotika Tingkat Pelajar Se Kalimantan Selatan

2 min read

Kabid Hanseni, Agama, Ekonomi dan Kemasyarakatan Bakesbangpol Kalsel, Ratna Rosana.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan segera merencanakan kegiatan sosialisasi terkait bahaya narkotika khusus bagi pelajar di Kalimantan Selatan, mengingat tingkat kerawanan remaja terhadap narkotika sekarang ini begitu mengkhawatirkan.

Kepala Bidang Hanseni, Agama, Ekonomi dan Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalimantan Selatan, Ratna Rosana mengatakan, untuk antisipasi agar para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memahami supaya tidak terjerumus ke hal negatif seperti penyalahgunaan narkotika di Indonesia khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Ilustrasi macam-macam jenis narkotika.

“Untuk pelaksanaannya nanti, kami atur lagi mengingat masa isolasi selama 14 hari dalam menghindari adanya penyebaran covid-19, kemungkinan tanggal 1 atau 2 April nanti digelarnya sosialisasi kalau itu bisa dilaksanakan,” ujar Ratna kepada reporter Abdi Persada FM diruang kerjanya, Jumat (27/3).

Kemudian, Ia mengungkapkan, walaupun saat ini masih terkendala dengan adanya penutupan agenda kegiatan dilingkup Pemerintah Provinsi Kalsel akibat wabah pandemi covid-19 atau virus corona di Kalsel selama kurang lebih 14 hari, Selama masa isolasi pihaknya masih tetap akan mempersiapkan kegiatan tersebut agar bisa terealisasi sesuai harapan Gubernur Kalimatan Selatan, Sahbirin Noor.

“Betul, mengingat adanya wabah covid-19 sementara kami harus menunda dulu sampai April mendatang, mengingat kegiatan sosialisasi ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan,” tutur Ratna.

Selanjutnya, Ratna menyebutkan, perihal kegiatan sosialisasi yang mayoritas akan diikuti oleh para pelajar se Kalimantan Selatan ini, tidak menutup kemungkinan, pihaknya juga akan mengundang aparat kepolisian, TNI dan tokoh agama hingga Tokoh adat di Kalsel untuk berhadir dalam mengikuti acara tersebut dengan tujuan hal ini dapat tersampaikan keseluruh lapisan masyarakat secara umum.

“Jadi, kami bukan hanya fokus kepada pelajar saja, pihak aparat, masyarakat serta tokoh agama dan tokoh adat untuk berkumpul dalam satu kegiatan ini agar sosialisasinya dapat tercapai,” ungkapnya.

Kendati demikian, acara sosialisasi narkotika tingkat pejajar yang harus tertunda akibat wabah covid-19 di Kalsel pada Maret ini, ternyata juga mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor. Maka, secara tidak tidak langsung kegiatan tersebut hanya bersifat penundaan saja.

“Insha Allah, tetap digelar mengingat kegiatan ini penting bagi seluruh lapisan masyarakat di Kalsel karena selain wabah covid-19 juga cukup mengkhawatirkan, penyalahgunaan narkoba di Kalsel pun juga menjadi perhatian khsusus bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?