16 Oktober 2021

Harga Gula Akan Kembali Normal Sebelum Ramadhan

2 min read

Kadisperindag Birhasani (tengah), Kepala Bulog Divre Kalsel, Arif Mandu (kemeja putih), saat meninjau ketersediaan pasokan beras di gudang Bulog Banjarbaru, Jum'at (27/3).

BANJARBARU – Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Birhasani, bersama Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Kalsel, Arif mandu, meninjau gudang Bulog Banjarbaru, guna memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok beras, Jum’at (27/3) pagi.

Usai melakukan peninjauan, Kepada wartawan Birhasani mengatakan, pasokan beras di Kalimantan Selatan saat ini masih aman, hingga beberapa bulan kedepan. Selain itu pada April mendatang juga akan masuk musim panen, sehingga pasokan akan kembali bertambah.

“Saat ini stok di Bulog ada 16.000 ton, belum lagi ditambah di distributor dan pedagang besar, jadi tidak perlu ada aksi borong dari masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan untuk stok gula pasir dijelaskan Birhasani saat ini memang sedang dalam proses pengiriman. Namun untuk pasokan yang ada terus didistribusikan setiap harinya.

“Stok gula ada 1.000 ton, kita sudah mengajukan kepada pemerintah pusat untuk meminta impor gula, semoga april sudah terealisasi, dan harga kembali normal,” terangnya.

Gula, ditambahkan Birhasani, stoknya saat ini memang terbatas akibat bahan baku yang juga terbatas akibat dampak dari mewabahnya virus Corona (Covid-19). Sehingga harga di distributor sudah tinggi.

“Harga di agen besar sudah sekitar 17.000 sampai 18.000 rupiah, di pasaran juga seperti itu, mencapai 20.000 rupiah, bahkan ada yang 21.000 rupiah per kilogram nya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Kalsel, Arif mandu, mengatakan, ditengah mewabahnya virus Corona ini, maka pihaknya juga sudah mempersiapkan CBP Bencal (Cadangan Beras Pemerintah Bencana Alam), apabila status tanggap darurat di berlakukan, dengan didukung SK tanggap darurat sebagai dasar.

“Sesuai dengan Permensos 22 tahun 2019, maka CBP Bencal bisa kita distribusikan, untuk pemerintah Kabupaten/Kota masing-masing mendapatkan jatah 100 ton pertahun, sedangkan pemerintah Provinsi 200 ton pertahun,” jelasnya.

Selain beras ditambahkan Arif Mandu, pasokan minyak goreng saat ini juga aman, dengan persediaan 9.000 liter, dan Senin depan akan di tambah lagi 20.000 liter dari Kalteng, dan 21.000 liter dari DKI, sebagai upaya memperkuat persediaan.

Sama halnya dengan minyak goreng, terigu juga akan ditambah persediaannya sebanyak 17 ton, kemudian untuk daging beku masih ada persediaan 10 ton.

Sedangkan untuk gula dijelaskan Arif Mandu, pihaknya telah mengajukan permintaan stok gula sebanyak 1.000 ton, yang akan mulai masuk ke Indonesia sekitar tanggal 8 April mendatang.

“Bulog dapat jatah impor gula sebanyak 29.350 ton, tetapi masih dalam bentuk Gula rafinasi (gula kristal putih adalah gula mentah), sehingga harus di olah terlebih dahulu di pabrik di Jawa timur, namun semoga sebelum ramadhan tiba, harga gula sudah stabil,” harapnya. (ASC/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?