16 Oktober 2021

Rapat Paripurna DPRD Kalsel Dipastikan Batal

2 min read

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

BANJARMASIN – Rapat Paripurna DPRD Kalsel yang diagendakan pada Selasa (24/3) dipastikan batal dilaksanakan. Hal itu dibenarkan oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (23/3). Ia menyampaikan penundaan dilakukan mengingat sudah adanya himbauan melalui surat edaran dari Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Kalsel terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Apalagi Kalsel saat ini juga sudah menjadi Provinsi yang terjangkit virus Covid-19 dengan diumumkannya salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Kalsel positif mengidap virus Corona pada Minggu (22/3).

“Sedangkan Rapat Paripurna juga dinilai tergolong sebagai kegiatan yang mengumpulkan banyak orang,” katanya.

Supian HK menambahkan belum ada keterangan pasti kapan Rapat Paripurna dengan agenda utama penyampaian Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ).dari Gubernur Kalsel kepada DPRD Provinsi Kalsel ini akan digelar. Namun ia.memastikan penundaan Rapat Paripurna tersebut tidak akan menimbulkan masalah dari aspek administrasi. Pasalnya menurutnya Kementrian Dalam Negeri memperbolehkan penundaan agenda penyampaian LKPJ tersebut hingga paling lambat hingga Kamis (30/4), mengingat adanya pandemi Covid-19.

Selain rapat paripurna, pelaksanaan kegiatan Alat Kelengkapan dan Panitia Khusus DPRD Kalsel juga mengalami penundaan. Untuk Rapat-rapat Pimpinan termasuk Rapat Pimpinan DPRD, Komisi-komisi, AKD dan yang lainnya, menurut Politisi Senior Golkar ini, bahkan bisa saja dilakukan melalui jalur daring termasuk melalui percakapan via Aplikasi Whatsapp.

“Misalnya, rencananya besok kami akan melakukan rapat pimpinan melalui aplikasi Whatsapp. Nanti masing-masing pimpinan dan anggotanya juga menggunakan Aplikasi Whatsapp,” jelasnya.

Supian HK menyatakan pihaknya segera akan mengeluarkan surat himbauan secara resmi untuk para Wakil Rakyat agar memperhatikan langkah-langkah pencegahan penularan virus Covid-19 di lingkungan DPRD Provinsi Kalsel. Diantaranya yaitu terkait upaya menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan, tidak mengumpulkan orang banyak dan yang lainnya seperti halnya arahan Pemerintah. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?