20 Oktober 2021

PDP Ulin 6 Negatif Corona, 5 Lainnya Membaik Namun Tetap Dirawat

2 min read

Juru bicara gugus tugas P3 COVID 19 Kalsel.

BANJARMASIN – Terjawab sudah. Setelah menunggu lumayan lama, rasa penasaran masyarakat terhadap kondisi pasien dalam pengawasan (PDP) COVID 19, akhirnya terkuak. Setidaknya salah satu dari 6 PDP. Yakni satu PDP dengan nama Ulin 6, yang masuk ke RSUD Ulin Banjarmasin pada Senin sore 16 Maret 2020, dan kemudian meninggal dunia pada jam 00.15 WITA 18 Maret 2020, dinyatakan negatif Corona.

Kabar baik ini disampaikan juru bicara gugus tugas pencegahan pengendalian dan penanganan (P3) COVID 19 Kalimantan Selatan Muhammad Muslim, pada jumpa pers di Mahligai Pancasila Sabtu sore (21/3).

“Surat resmi dari Litbangkes Kementrian Kesehatan RI memang belum kita terima soal status Ulin 6. Namun tadi sudah saya tanyakan langsung kepada mereka, apakah informasi yang mereka sampaikan secara informal ini dapat saya sampaikan kepada wartawan, dan di iya kan. Maka dapat saya pastikan bahwa PDP Ulin 6 negatif Corona. Sedangkan untuk 5 PDP lainnya yang saat ini masih dirawat di RSUD Ulin, masih belum ada hasilnya. Namun saya mendapat laporan dari pihak dokter RSUD Ulin, bahwa kondisi kelimanya semakin membaik, dan akan tetap menjalani perawatan sampai ada kepastian hasil Litbangkes,” paparnya.

Sebelumnya, usai rapat koordinasi COVID 19 se Kalsel pada Jum’at sore (20/3) di Banjarbaru, juru bicara gugus tugas yang juga kepala dinas kesehatan Kalsel itu menyatakan kabar gembira lainnya. Bahwa menteri kesehatan Terawan Agus Putranto sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang jejaring laboratorium pemeriksaan Corona Virus Disease (COVID 19). Dimana salah satu laboratorium yang masuk dalam daftar jejaring itu, adalah Badan Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru, sebagai fasilitas pemeriksaan uji sampel dari pasien dalam pengawasan (PDP).

“Ini kabar baik untuk Kalimantan Selatan, sehingga kita tidak perlu lagi menunggu antrean lama, terkait hasil uji sampel PDP.  Dengan adanya SK ini, maka kita juga dapat mengajukan penambahan fasilitas pendukung di laboratorium agar memaksimalkan fungsi laboratorium untuk uji sampel. Kalau kita jemput bola, mengambil tambahan fasilitas itu ke pusat,” jelasnya.

Selain itu menurut Muslim, pihaknya juga sudah menambah jumlah rumah sakit rujukan, seandainya terjadi peningkatan kasus di Kalsel. Yakni menambahkan RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, sebagai rumah sakit rujukan di tingkat provinsi.

“Sementara RSUD Ulin yang saat ini sudah menjadi rumah sakit rujukan, segera menambah ruangan isolasi hingga sebanyak 40 buah. Saat ini ruang isolasi di rumah sakit ini sebanyak 8 unit. Sedangkan rumah sakit lainnya juga tetap diminta menyiapkan ruang isolasi, meskipun bukan menjadi rumah sakit rujukan,” urainya.

Data terbaru gugus tugas P3 COVID 19 provinsi Kalimantan Selatan mencatat, ada kenaikan jumlah orang dalam pengawasan (ODP),  dari sebelumnya 123 orang menjadi 285 orang, atau bertambah menjadi 162 orang per 21 Maret 2020, jam 10.00 WITA. Namun kenaikan ini, tidak mempengaruhi total pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, dengan jumlah 5 pasien.

PDP itu mencakup 45 orang di Banjarmasin, 57 orang di Kabupaten Barito Kuala, Tabalong 11 orang, Tanah Laut 1 orang, Kotabaru 5 orang, Tanah Bumbu 28 orang, Hulu Sungai Selatan (HSS) tercatat ada 49 orang, Hulu Sungai Tengah (HST) terdata 47 orang, kabupaten Banjar terdata ada 6 orang, kota Banjarbaru 34 orang, dan terakhir dua warga kabupaten Tapin. Dari 13 kabupaten/kota, hanya Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan, minus OPD. (RIW/RDM/RHD)

1 thought on “PDP Ulin 6 Negatif Corona, 5 Lainnya Membaik Namun Tetap Dirawat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?