19 Oktober 2021

Disperkim Kalsel Kembali Dapat Dukungan Penuh Dari Gubernur Terkait RTLH 2020

2 min read

Kadis Perkim Kalsel, Mursyidah Amini.

BANJARBARU – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan kembali mendapatkan dukungan dan apresiasi penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor terkait program proyek berkelanjutan yakni pembangunan Rumah Tak Layak Huni menjadi Layak Huni (RTLH) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Disperkim Kalsel, Mursyidah Amini mengatakan, melihat proyek program yang akan dijalankan pihaknya di 2020 ini, dikatakannya telah mendapat dukungan penuh dan apresiasi dalam membantu meringankan beban di masyarakat dalam bidang perumahan layak huni bagi mereka yang sekarang ini masih berpenghasilan rendah.

“Alhamdulillah, dari Pak Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor sangat mendukung dan mengapresiasi sekali dengan adanya pembangunan layak huni ini, khusus bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah,” tutur Amini kepada Abdi Persada FM diruang kerjanya, Jumat (13/3).

Ia mengungkapkan bahwa Geburnur Kalimantan Selatan juga menginginkan agar pemerataan untuk rumah layak huni dapat terwujud, maka dengan ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disperkim Kalsel akan segera merealisasikannya.

“Dalam dukungannya ini, harapannya target perumahan yang akan kami jalankan sesuai harapan dari Gubernur Kalimantan Selatan dapat terwujud sesuai dengan Pergub nomor 74 tahun 2017 tupoksi sesuai uraian tugas Disperkim Kalsel,” tutur Amini.

Selain itu, Amini membeberkan sesuai arah pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan yakni Kalsel Mapan (Mandiri dan Terdepan) dan RPJMD tahun 2016-2021. Maka, untuk mewujudkan visi tersebut diturunkanlah beberapa misi agar dalam penyelenggarannya berjalan lancar.

“Penyelenggaraan kami untuk Disperkim Kalsel ini diwujudkan dalam misi 4 yaitu mengembangkan infrastuktur wilayahnya yang mendukung percepatan pengembangan ekonomi dan sosial budaya,” jelasnya.

Bahkan, Amini menambahkan, berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman. Ia mendefinisikan untuk rumah layak huni yang cocok untuk ditempati yakni dengan mempunyai sarana dan fasilitas yang sehat menjadi penilaian khusus bagi masyarakat.

“Karena itulah tujuan yang kami berikan kepada masyarakat agar rumah layak huni dapat terwujud,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan Amini, programnya ini bakal segera dijalankan tahun ini, mengingat jumlah target untuk pembangunannya harus sesuai dengan harapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui dukungan dan harapan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

“Gubernur Kalsel juga mengharapkan pemerataan bantuan perumahan layak huni akan bisa terealisasi sehingga pencapaian target pun bisa lebih maksimal,” ungkap Amini.

Kendati demikian, Ia kembali menuturkan bahwa untuk 2020 ini Pemerintah pusat ( Kementerian PUPR) akan kembali melakukan rencana kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di 8 Kabupaten/Kota di wilayah Kalsel.

“BSPS sebanyak kurang lebih 3.250 unit rumah akan kami bangun yang tersebar di 8 Kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalsel dan ini juga merupakan komitment dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pengalokasian dana APBD Provinsi Kalsel untuk kegiatan peningkatan kualitas (PK) dan pembangunan baru (PB) RTLH merupakan komitmen Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam mengurangi keberadaan RTLH di Kalsel sebagai wujud dari pelaksanaan visi dan misi Gubernur Kalsel. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?