19 Oktober 2021

Bakesbangpol Kalsel Akan Gelar Sosialisasi Pilkada Untuk Disabilitas dan Pemula

2 min read

Kabid Politik Bakesbangpol Kalsel, Khairul Saleh saat memperlihatkan urutan dan tata cara memilih di Pilkada 2020.

BANJARBARU – Menjelang pelaksanaan Pilkada 2020, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalimantan Selatan kembali akan menggelar sosialisasi tentang pemilihan calon kepala daerah baik ditingkat Kabupaten/Kota ataupun tingkat Provinsi yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas dan pemilih pemula.

Kabid Politik Bakesbangpol Kalsel, Khairul Saleh.

Menurut Kepala Bidang Politik Bakesbangpol Kalsel, Khairul Saleh dalam pelaksanaan kegiatannya nanti akan ada beberapa penjelasan tentang bagaimana tata cara pemilihan bagi penyandang disabilitas ataupun pemula, termasuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat agar dalam memberikan hak pilih dapat lebih maksimal dan menghindari adanya golpot.

“Nanti kami akan melaksanakan sosialisasi tersebut pada 26 maret ini, yang awalnya akan digelar April harus kami majukan agar secepatnya masyarakat bisa terlebih dahulu mengetahui soal mekanisme pemilihan,” ujar Khairul saat ditemui Abdi Persada FM diruang kerjanya, Kamis (5/3).

Menurutnya selain memaksimalkan sosialisasi kepada penyandang disabilitas dan pemula, Bakesbangpol Kalsel juga menginginkan agar pasangan suami istri (pasutri) yang belum mencukupi umur pun diperbolehkan untuk berpartipasi dalam pemilihan calon kepala daerah pada 2020 ini.

“Jadi selain disabilitas dan pemula kami juga akan memberikan pemahaman kepada pasutri walaupun belum mencukupi umur karena sudah statusnya berkeluarga sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undang yang berlaku di Indonesia maka wajib ikut, ini juga kami tekankan,” tutur Khairul.

Selanjutnya, Ia mengungkapkan, dalam sosialisasinya itu, pihaknya juga tidak hanya fokus dalam memberikan bimbingan dan pemahaman kepada masyarakat yang mengalami disabilitas untuk mendapatakan edukasi tentang Pilkada 2020, namun, kategori pemilih pemula pun selain pelajar yang sudah cukup umur dan diperbolehkan memilih, pasangan suami istri yang masih berumur 15 – 16 tahun pun juga sudah bisa mengikuti kegiatan pemilihan calon kepala daerah.

“Kami menekankan untuk pasangan suami istri yang belum cukup umur maka kami kategorikan akan masuk sebagai pemilih pemula dan berhak memilih pada pelaksanaan Pilkada 2020 ini,” ungkapnya.

Khairul mengatakan, dari dua yang difokuskan ini merupakan program khusus bagi Bakesbangpol untuk KPU dan Bawaslu Kalsel dalam memberikan  penjelasan terkait menjelang pelaksanan pesta demokrasi yang akan digelar di tiga wilayah baik ditingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Jadi untuk segi anggaran dan pencairan dana sudah kami bagi ke KPU dan Bawaslu Kalsel artinya untuk pelaksanaan sudah siap 100 persen, namun pelaksanaannya di tiga wilayah yakni, Banjarmasin, Banjarbaru dan Banjar,” imbuh Khairul.

Kendati demikian, pihak Bakesbangpol Kalsel bukan hanya berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu akan tetapi pihaknya juga bekerjasama dengan Disdukcapil Provinsi Kalsel untuk pendataan. Bahkan, apabila masyarakat  yang belum terdata sebagai hak pemilih pada Pilkada 2020 ini, pihaknya juga akan menyediakan tim relawan untuk menginput data khusus dalam kegiatan sosialisasi tersebut sebelum pelaksanaannya di 23 September mendatang. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?