16 Oktober 2021

Di DPRD Kalsel, Raperda Peternakan Berkelanjutan Mengalami Penambahan Judul

1 min read

Suasana rapat Pansus Raperda Peternakan dan Kesehatan Hewan Berkelanjutan.

BANJARMASIN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Peternakan Berkelanjutan mengalami penambahan judul menjadi Raperda Peternakan dan Kesehatan Hewan Berkelanjutan.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Kalsel, Suparmi mengatakan sebelumnya aturan tentang kesehatan hewan sudah termasuk dalam bab di dalam Raperda itu. Tetapi kemudian dieksplisit atau ditampilkan dalam judul Raperda Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Berkelanjutan.

“Hal itu mengacu kepada peraturan diatasnya yaitu Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” katanya.

Suparmi menjelaskan saat ini, Disbunak Kalsel tak hanya menitikberatkan sisi ekonomi, produksi, produktifitas, industri hilirisasi maupun daya saing semata. Namun aspek keamanan pangan menjadi hal utama yang diperkuat guna membentengi masyarakat dari potensi penyakit yang bersumber dari hewan. Menurutnya, tupoksi Disbunak melalui bagian kesehatan hewan  yaitu untuk mengantisipasi potensi penyakit seperti antraks dan cacing hati termasuk penyakit rabies dari hewan anjing.

“Meski hewan anjing bukan dikonsumsi, tetapi penyakit tersebut berdampak kepada kesehatan manusia yang digigitnya. Domain pengawasan kami pada kesehatan hewan. Sedangkan kesehatan manusianya pada Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Peternakan dan Kesehatan Hewan, Imam Suprastowo mengatakan di dalam raperda ini akan memuat pengaturan mulai dari perencanaan sampai pengawasannya. Langkah selanjutnya, menurutnya Pansus akan lebih banyak melakukan konsultasi ke Kementerian terkait. Mengingat baru Kalsel yang pertama kali membahas Perda ini di Indonesia.

“Selain itu, pihaknya juga nanti akan mengumpulkan para peternak dan pihak coorporate untuk mendapatkan saran dan masukan bagi materi Raperda, sehingga bisa seimbang dan jangan sampai ada yang dirugikan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?