16 Oktober 2021

Pelayanan Akte Kelahiran di Disdukcapil Banjarbaru Hampir Capai 100 Persen

2 min read

BANJARBARU – Target pembuatan akte kelahiran dari Kementerian Kependudukan dan Pencatatan Sipil hampir tercapai. Untuk Kota Banjarbaru sendiri sudah terealisasi 95,58 persen.

Hal itu terungkap, dalam topik pembahasan, program dialog Banjarbaru Lebih Baik, dengan tema Pelayanan Disdukcapil Banjarbaru, edisi Rabu (12/2).

Hadir sebagai narasumber dalam program yang dipandu Erva Yurady sebagai Host ini adalah Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Mudiannor, ditemani Kepala Bidang Pengelolaan Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Andina Puspa Sari dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Mudiannor, saat ini ada 11 pelayanan yang dilakukan Disdukcapil Kota Banjarbaru, diantaranya, pembuatan akte kelahiran, akte kematian, akte perkawinan dan akte perceraian non muslim, serta perubahan akte kelahiran. Namun yang lebih banyak dilayani akte kelahiran, khusus di tahun 2019 lalu.

“Hasil rekapitulasi akte kelahiran yang dikeluarkan, untuk anak yang berusia nol bulan sampai 18 tahun, selama tahun 2019 sebanyak 72.406 ribu orang,” ucapnya.

Namun menurut Mudiannor, saat ini untuk anak yang berusia nol bulan hingga 18 tahun, yang masih belum mempunyai akte kelahiran sebanyak 3348 orang.

Lebih lanjut Mudiannor menyampaikan, khusus untuk pelayanan di bidang Kependudukan, ada beberapa dilakukan, yakni pembuatan KTP elektronik, kartu keluarga, surat pindah datang dari luar Kota dan Kalimantan, serta kartu Identitas anak.

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, Andina Puspa Sari menjelaskan, untuk hasil rekap data akte kelahiran, pihaknya sudah menyediakan base data nasional, khusus di Kota Banjarbaru, dan rujukannya sudah ke Pemerintah Pusat.

“Selain itu, untuk pelayanan di bidang Kependudukan, kami memiliki inovasi, yakni memberikan jaminan kepada masyarakat, tidak ada ribet, nama inovasi itu “LARISA” yaitu layanan sehari selesai, dengan syarat masyarakat membawa sendiri berkas, serta harus lengkap. Jadi, warga harus membawa surat keterangan pengganti KTPL, penerbitan kartu keluarga baru, penerbitan surat keterangan pindah datang WNI, penerbitan akte kelahiran baru dan penerbitan akte kematian,” jelasnya. (NHF/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?