16 Oktober 2021

PDAM Bandarmasih dan Intan Banjar Diharapkan Contoh PDAM Surya Sembada

2 min read

BANJARMASIN – Untuk mendorong peningkatan pengelolaan dan pelayanan air minum kepada masyarakat, Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengajak jajaran direksi PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar untuk mendatangi dan melihat dari dekat kinerja PDAM Surya Sembada Surabaya, Selasa (11/2).

Suasana Studi Komparasi Komisi II DPRD Kalsel ke PDAM Surya Sembada Jatim

Pertemuan yang semula dilakukan di Kantor PDAM Surya Sembada dialihkan ke Balai Kota Surabaya, karena besarnya sambutan dari Pemerintah Kota Surabaya terhadap kunjungan kerja para wakil rakyat Kalimantan Selatan.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo selaku pimpinan rombongan mengatakan, dipilihnya Surabaya sebagai bahan pembanding yaitu untuk memperdalam tentang pengelolaan dan pelayanan PDAM karena mempunyai cakupan layanan PDAM yang cukup luas. Mulai dari ketersediaan air baku sampai pada pengolahan air yang layak untuk diminum langsung dari kran.

“Jadi bukan hanya sekedar PDAM biasa yang selama ini dikonotasikan masyarakat sebagai perusahaan daerah air ‘mandi’. Tetapi di Surabaya sudah bisa sampai kepada pengolahan air layak minum. Dan harganya juga terendah se Indonesia hanya Rp600/meter kubik untuk masyarakat kecil. Dan harga rata-rata hanya sebesar Rp2.700/meter kubik untuk menengah keatas. Berbeda di Kalimantan Selatan yang harga terendahnya sudah mencapai Rp2000 per kubiknya,” ucap Imam.

Politisi PDI-P ini melihat bahwa pelayanan PDAM Surya Sembada ini sudah sangat bagus. Bahkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Derah Surabaya melalui pembagian deviden yang mencapai Rp132 Milyar di tahun 2019 dengan target Rp137 Milyar di tahun 2020.

“Inilah yang betul-betul kita harapkan bisa dicontoh oleh perusahaan-perusahaan daerah lainnya di Kalimantan Selatan, khususnya PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan politisi dari Partai Golkar Muhammad Yani Helmi. Menurutnya, banyak hal yang didapat dari kunjungan tersebut, diantaranya yang terpenting mengenai pelayanan diberikan oleh PDAM Surya Sembada, terutama terkait penetapan tarif PDAM yang murah kepada masyarakat Surabaya.

Selain itu, Paman Yani (panggilan akrabnya) juga sepakat dengan kebijakan kepala daerahnya yang lebih mementingkan masyarakatnya, namun disisi lain juga tetap memperhatikan operasional perusahaan agar berjalan baik dan memberikan hasil untuk PAD melalui deviden.

Jika Surabaya bisa maka diharapkan Banjarmasin juga bisa begitu.

“Terlebih dulu kita harus bekerja lebih untuk meningkatkan kualitas air, yang bukan saja hanya untuk mandi dan cuci tapi juga bisa langsung diminum,” tandas pria yang murah senyum ini.

Sementara itu, Walikota Surabaya diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya M. Ichsan mengatakan, pihaknya menyambut positif serta siap memberikan pendampingan secara teknis bagi PDAM kabupaten/kota di Kalimantan. (HUM.DPRDKALSEL/NRH/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?