20 Oktober 2021

Minimalisir Penyebaran Corona, Angkasa Pura I Sediakan Kartu Sehat Bagi Penumpang

2 min read

Direktur Operasi Angkasa Pura I (Persero), Wendo Asrul Rose, ketika memberi penjelasan terkait Virus Corona

BANJARBARU – Untuk meminimalisir dan menanggulangi dampak virus corona di Kalimantan Selatan, khususnya di kawasan Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru. Maka, pihak Angkasa Pura I akan menyediakan kartu kesehatan (Health Alert Card) bagi penumbang baik turis asing maupun lokal. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose, dalam konferensi pers bersama dengan sejumlah wartawan pada kegiatan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Halaman Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru, Kamis (30/1) kemarin.

“Nantinya kami akan melakukan pembagian kartu kesehatan bagi para penumpang di kawasan bandara yang diberi nama yakni Health Alert Card,” ungkap Wendo.

Kendati demikian, lanjut Wendo, untuk mendapatkan kartu tersebut penumpang diwajibkan mengikuti prosedur dari petugas bandara, melalui pemeriksaan di Terma Scanner. Alat ini mempunyai kemampuan mendeteksi apabila ada penumpang yang terindikasi membawa virus conora ke Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

Petugas KKP memerikasa penumpang Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Sabtu (1/2)

“Sebelum melakukan pengisian formulir, para penumpang terlebih dahulu diperiksa melalui alat pendeteksi suhu panas tubuh yakni terma scanner. Dan, apabila dikatakan aman oleh petugas maka baru diperbolehkan untuk mengisi form yang disediakan tetapi apabila terdeksi maka penumpanga kami amankan dan langsung kami bawa ke klinik untuk diberikan pelayanan secara intensif,” tuturnya.

Suasana penumpang di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru, Sabtu (1/2)

Bahkan, Wendo menyampaikan, dalam pemeriksaan pun petugas sudah memiliki Standart Operating Prosedur (SOP) dalam hal pemeriksaan, salah satunya apabila suhu tubuh yang dialami penumpang melebihi 38 derajat keatas, artinya dapat dicurigai bahwa penumpang tersebut mempunyai indikasi pembawa virus corona.

“Kami juga punya listnya, artinya kawasan bandara harus terus dipantau makanya apabila terdeteksi suhu tubuhnya mencapai 38 derajat keatas maka patut dicurigai. Dalam hal ini, petugas dari KKP akan membawa penumpang keruang isolasi untuk diverifikasi terkait penyakit apa yang sedang dideritanya,” jelasnya

Kemudian, Ia memaparkan, setelah dilakukan pengecekkkan secara intensif dari rumah sakit di Banjarmasin, sesuai prosedur otoritas pihak bandara maka pasien yang positif terjangkit virus corona ini akan segera dirujuk kembali ke rumah sakit yang memang mempunyai Mou dengan PT Angkasa Pura I (persero).

“Semua di Bandara AP I kemarin kami sudah laporkan, Insyaallah dengan pengawasan dan penangangan yang baik pula kami bisa melaksanakan sebagus mungkin,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pihak Angkasa Pura I dalam kondisi sekarang ini sudah berkoordinasi dengan beberapa bandara di seluruh Indonesia, termasuk Bali dan saat ini hampir separo dari penduduk lokal sudah banyak didominasi oleh turis asing di wilayah tersebut.

“Termasuk China juga ada disana, jadi sekitar lebih dari 2,5 juta kalau tidak salah, maka dari itu, kami juga melibatkan beberapa bagian instansi lainnya seperti, Imigrasi, Bea Cukai, KKP, Airlines, Aviation Security dan AMC untuk membantu dalam hal ini,” tutupnya. (RHS/RDM/RHD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?