25 Oktober 2021

Bank Indonesia, Edukasi Warga Banua Soal  Saving Bond Ritel (SBR007)

2 min read

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penerbitan instrumen pembiayaan negara, maka Kantor Perwakilan Bank Indonesia Koordinator Wilayah Kalimantan (KPw BI Koordinator Kalimantan) memfasilitasi Kementerian Keuangan RI untuk melakukan sosialisasi dan edukasi cara mudah berinvestasi, dengan Surat Utang Negara (SUN) Ritel seri SBR007 secara online.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin pagi (15/7) tersbut, dibuka oleh Kepala KPw BI Koordinator Kalimantan Herawanto. Sementara bertindak sebagai narasumber adalah Kasubdit Hukum dan Evaluasi Transaksi Surat Utang Negara Dirjen Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kemenkeu RI Maria Meiliana C Siregar,  dan mitra agen SBR007 dari perbankan serta perusahaan penyalur online.

Kegiatan yang mengundang pihak perbankan, akademisi dan wartawan ini, juga dihadiri perwakilan dari pemerintah daerah serta unsur Forkopimda Kalsel.

Usai acara, kepada Abdi Persada FM, Kepala KPw BI Koordinator Kalimantan Herawanto mengatakan,  tujuan dari kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, adalah untuk lebih mengenalkan dunia investasi kepada warga Banua, khususnya terkait Saving Bond Ritel (SBR). Mengingat investasi SBR ini  juga bertujuan untuj pembiayaan APBN, selain dari pajak dan sumber-sumber lainnya.

“Peningkatan pembiayaan negara diharapkan dapat semakin mendorong pembangunan dalam berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi. Apalagi kita ketahui, bahwa SBR007 ini hanya boleh dibeli oleh WNI, dengan begitu harapannya pembiayaan APBN dari dalam negeri akan semakin besar,” ujar Herawanto.

Sementara itu, Maria Meiliana C Siregar mengatakan, bahwa SBR007 ini merupakan alternatif investasi yang berisiko relatif kecil karena dijamin oleh negara.

“Dengan berinvestasi pada SBR007 ini, maka masyarakat sekaligus berperan dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional. Apalagi harga yang ditawarkan sangat terjangkau yakni 1 juta rupiah. Sehingga kaum milenial, yang baru belajar investasi pun, dapat membeli SBR seri 007 ini,” jelasnya.

Maria juga menambahkan, secara nasional pihaknya menargetkan dapat mengumpulkan dana masyarakat melalui SBR007 hingga sebesar 2 trilyun rupiah.

“Target ini sama dengan penerbitan SBR006 April lalu, dimana APBN mendapat suntikan dana sebesar 2 trilyun rupiah lebih,” tutupnya.

Perlu diketahui, surat utang negara adalah surat berharga berupa surat pengakuan utang, yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh negara, sesuai masa berlakunya. SUN digunakan pemerintah, antara lain untuk membiayai defisit APBN, serta menutup kekurangan kas jangka pendek, dalam satu tahun anggaran. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?