20 Juni 2021

Awali Tahun 2019, Paman Birin Rombak Kabinetnya

2 min read

Gubernur Kalsel (sasirangan abu - abu) saat menyalami pejabat eselon II yang baru dilantik pada Jum'at (11/01).

BANJARMASIN – Jelang pergantian tahun 2018 lalu, kabar angin berhembus di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, bahwa akan ada lagi perombakan pejabat pada struktur organisasi perangkat daerah (SKPD) provinsi Kalsel. Kabar angin itu akhirnya terjawab sudah, dengan dibagikannya undangan pelantikan pejabat kepada sejumlah ASN pemprov Kalsel pada Jum’at pagi (11/1). Untuk itu meminta kesediaan mereka untuk hadir pada acara pelantikan pejabat pada Jum’at siang (11/1) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Tercatat ratusan ASN eselon IV, III dan II menerima undangan tersebut. Termasuk 13 pejabat eselon II, yang kemudian diketahui bergeser dari posisinya jabatannya semula.

Dalam sambutannya usai melantik pejabat eselon II, III dan IV di lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, gubernur Sahbirin Noor kembali mengingatkan, bahwa setiap ASN harus siap jika sewaktu-waktu dipindahtugaskan ke posisi lain, dan atau ditempatkan di posisi mana saja,
“Amanah dan jabatan mengandung tanggung jawab besar. Tanggung jawab yang datangnya tidak hanya datang dari gubernur, tetapi juga pada hari akhir kelak. Karena itu, setiap pejabat yang menempati suatu jabatan tertentu, harus menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Saya garis bawahi dengan tinta merah, jalankan tugas sesuai aturan dan jangan melakukan hal-hal yang dapat merugikan daetah,” jelas gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Lebih lanjut Paman Birin mengatakan, perombakan pada tanggal pucuk pimpinan tertinggi SKD tersebut, juga memberikan kesempatan kepada ASN terpilih, untuk memperlihatkan kinerjanya kepada pimpinan.

Salah seorang pejabat eselon II yang mengalami pergeseran posisi pada Jum’at (11/1) adalah Syamsir Rahman. Semula Syamsir Rahman menjabat sebagai kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kalsel, terhitung sejak Oktober 2018 lalu. Namun kini, Syamsir Rahman dipercaya menjadi kepala dinas tanaman pangan dan hortikultura Kalsel, yang dulu ditempati Faturrahman.
“Ini sudah keenam kalinya saya berganti jabatan selama 2 tahun terakhir. Saya pernah menduduki jabatan asisten III, sebelum menjabat sebagai kepala Satpol PP dan damkar, dan saya dapat menerimanya sebagai tugas yang harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya, serta penuh tanggung jawab,” jelasnya.
Syamsir mengaku tidak mempersoalkan jika dirinya sering berganti jabatan, di era kepemimpinan Sahbirin – Rudy. Karena sebagai ASN, dirinya sudah mempersiapkan diri untuk ditempatkan di mana saja.
“Dimanapun ditempatkan, kita harus totalitas dan bekerja dengan hati ikhlas. Sehingga apapun yang dikerjakan akan menjadi ladang pahala,” tambahnya.

Adapun daftar pejabat yang mengalami pergeseran posisi, adalah Ir. Faturahman sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM; Ir Syamsir Rahman sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura; Drs Zakly Aswan sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran; Adi Santoso sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Siti Nuryani sebagai Kepala Dinas Sosial, Drs Muhammad Syah Jihan menduduki jabatan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin; Sulaiman menjabat Kepala Biro Pengembangan Produksi Daerah; Taufik Hidayat sebagai Wakil Direktur SDM Pendidikan Penelitian serta Hukum RSUD Ulin Banjarmasin; Drs Burhanuddin sebagai Kepala Biro Organisasi; Gusti Syahyar menjabat Staf Ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Politik; Zulkifli sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Taufik Sugiono menjabat Kepala Biro Sarana Prasarana Perekonomian Daerah; serta Ramadhin dilantik menjadi Kepala Biro Perlengkapan dan Layanan Pengadaan Barang Jasa. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.