21 Juni 2021

Banjar Terus Berinovasi Untuk Kesejahteraan Rakyatnya

2 min read

Suasana saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Inovasi Desa berlangsung.

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Inovasi Desa Tahun 2018 se-Kabupaten, Kamis (27/12) di salah satu hotel di kawasan Gambut.

Rakor ini dibuka oleh Bupati Banjar melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Banjar Masruri.

Di sela-sela kegiatan, kepada sejumlah Wartawan Masruri mengatakan dirinya bersyukur untuk program inovasi yang sudah dilakukan pihaknya selama ini sudah dapat dirasakan oleh masyarakat, menurut Masruri hal ini tentunya di lakukan  karena menyangkut dengan kesejahteraan masyarakat desa yang sesuai dengan salah satu program nawacita yaitu membangun terwujudnya daerah pinggiran yang baik.

“Untuk Rakor dan Evaluasi ini tujuannya untuk meningkatkan hasil dari inovasi yang sudah dilaksanakan melalui kontribusi saran-saran dan pemikiran para peserta yang hadir,” jelas Masruri.

Sementara itu, masih di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Banjar Aspihani mengatakan sekarang ada 39 Program Inovasi Desa di Kabupaten Banjar yang sudah dilaksanakan dan di rasakan oleh masyarakat di Kabupaten ini. Inovasi desa tersebut diantaranya menurut Aspihani yakni di desa Cabe dengan inovasinya dari eceng gondok yang dibuat menjadi sendal berwarna-warni dengan motif warna sasirangan, disamping itu ada pula  madu kelulut yang dikemas sedemikian rupa untuk siap dipasarkan.

“Banyak lagi inovasi lain yang sudah memberikan dampak positif bagi masyarakat seperti Bumdesmart. Dari berbagai inovasi ini, sudah pasti akan menambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ujar Aspihani.

Selanjutnya Aspihani menambahkan Program inovasi desa yang di anggarkan oleh pemerintah pusat ini diharapkan selalu tetap ada kedepannya, dan menurut Aspihani, pemerintah daerah akan selalu mendukung dengan program tersebut dan akan menjalankan program inovasi ini dengan sebaik-baiknya sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera dan barokah.

Untuk anggaran tahun 2018 terkait dengan dana desa tersebut Aspihani menjelaskan, untuk Kabupaten Banjar  sebesar 188 milyar  rupiah lebih yang berasal dari APBN sedangkan untuk  tahun 2019 mendatang, dana desa yang dianggarkan untuk kabupaten ini sebesar 213 milyar rupiah.

Untuk diketahui, para peserta Rakor dan Evaluasi terdiri dari tim inovasi kabupaten Banjar sebanyak 37 orang, tim pelaksana desa 40 orang dan tim pendamping desa 47 orang. (AF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.