18 Juni 2021

Lantik Dewan Pendidikan, Paman Birin Harapkan IPM Kalsel Naik

2 min read

Suasana saat pelantikan Dewan Pendidikan Kalsel masa bakti 2018-2023 oleh gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada Rabu (26/12) di SMA Negeri 1 Banjarmasin.

BANJARMASIN – Data tahun 2017 menunjukkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan sudah mencapai angka 69. Sayangnya, angka itu ternyata belum mampu mendongkrak posisi IPM Kalimantan Selatan dibanding 34 provinsi lainnya di Indonesia. Dimana diketahui, posisinya hingga saat ini masih di peringkat 26. Berbagai upaya dilakukan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, untuk menaikkan angka IPM tersebut, diantaranya pada sektor pendidikan yang menjadi salah satu nilai utama penilaian IPM. Membentuk Dewan Pendidikan sejak awal tahun 2018, adalah satu dari sekian kebijakan yang dibuat pemerintah provinsi, untuk mewujudkan Kalsel Cerdas. Namun pelantikannya baru dilaksanakan pada Rabu (26/12) di SMA Negeri 1 Banjarmasin. Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Kepada wartawan, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kalsel Muhammad Yusuf Effendi mengakui, bahwa SK pembentukan Dewan Pendidikan Kalsel periode 2018 – 2023, sudah ditandatangani gubernur pada awal tahun tadi.

“Namun karena adanya kesibukan dari masing-masing personil Dewan Pendidikan, maka pelantikan selalu tertunda. Hingga akhirnya pada Desember ini, seluruh anggota Dewan Pendidikan dapat dilantik langsung oleh gubernur,” jelas Yusuf kepada wartawan.

Yusuf memastikan, ada tiga fungsi atau tugas dari Dewan Pendidikan ini. Yakni memberikan masukan, pendampingan, hingga pengawasan terhadap program pemerintah provinsi Kalsel, khususnya pada sektor pendidikan.

“Harapannya tentu saja, akan ada ide atau masukan positif dari Dewan Pendidikan bagi dinas pendidikan kedepannya, untuk mewujudkan visi dan misi Kalsel Cerdas,” harapnya.

Sementara itu, gubernur Sahbirin Noor meyakini, pembentukan Dewan Pendidikan menjadi salah satu jalan Kalsel mendongkrak IPM, dari sektor pendidikan.

“Apalagi Dewan Pendidikan terdiri dari sejumlah cendikiawan dan rektor perguruan tinggi negeri serta¬† swasta, dengan rata-rata sudah bergelar S3. Tentu saja mereka memiliki ide cemerlang untuk kemajuan dunia pendidikan di Kalsel,” jelas gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Perlu diketahui, pada jajaran pembina Dewan Pendidikan Kalsel masa bakti 2018 – 2023 terdapat sejumlah pejabat dan rektor perguruan tinggi di Kalsel. Diantaranya sekdaprov Kalsel, rektor ULM, rektor UIN Antasari Banjarmasin, dan rektor sejumlah perguruan tinggi swasta di Kalsel. Semetara posisi ketua Dewan Pendidikan Kalsel masa bakti 2018 – 2023 diisi Gusti Irhamni, yang saat ini menjabat sebagai ketua Yayasan UNISKA. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.