16 Juni 2021

Nelayan Mesti Waspada Gelombang Tinggi

2 min read

Syahbandar Pelabuhan Perikanan Kota Banjarmasin Erwan Shafari (baju hijau tua).

BANJARMASIN – Cuaca Ekstrem dengan hujan deras yang disertai petir, angin kencang dan juga gelombang tinggi melanda sebagian wilayah Indonesia khususnya wilayah perairan. Hal ini menjadi perhatian dini pihak Badan Meteroligi Klimotologi dan Geofisika (BMKG).

Peringatan dini gelombang tinggi pun di terbitkan. Berdasarkan Surat yang dikeluarkan BMKG Pusat No. ME,  301/PD/23/APM/XII/BMKG-2018 berlaku dari tanggal 23 Desember 2018 pukul 07.00 WIB – 26  Desember 2018 pukul 07.00 WIB dengan berpeluang tinggi gelombang di perkirakan dari 1.25 m hingga 2.5 m antara lain, Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang Banda Aceh, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simieulu hingga kepulauan Mentawai,  Perairan Enggano Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumba, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas Bag.Selatan,  Perairan P. Sawu dan P. Rote Kupang, Laut Timor  Selatan NTT, Laut Sawo hingga Selat Ombai, Perairan Selatan Flores, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Laut Natuna Utara,  Perairan Utara Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna, Laut Jawa Bagian Barat dan Tengah, Perairan Kepulauan Baubau – Kepulauan Wakatobi, Laut Sulawesi, Perairan Utara Sulawesi, Perairan Kepulauan Sanghe hingga Kepulauan Talaud, Peraiaran Bitung- Manado, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua dan Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir Barat Sumatera, Selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta daerah lain yang tercantum dalam surat peringatan dini tersebut diharapakan mempertimbangkan kondisi tersebut dan di mohonkan kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area yang berpeluang gelombang tinggi untuk lebih waspada.

Menanggapi hal tersebut Syahbandar Pelabuhan Perikanan kota Banjarmasin Erwan Shafari melalui Reporter Abdi Persada Fm menyampaikan himbauannya kepada masyarakat atau para nelayan Banjarmasin untuk lebih barhati-hati atas cuaca ekstrim di perairan laut Jawa dikarenakan adanya  perubahan arah angin dari musim timur ke musim barat, menurut Erwan para nelayan harus lebih mengutamakan keselamatan berlayar melihat cuaca ekstrim saat ini.

“Untuk saat ini pihak kami memang tetap menerbitkan surat persetujuan berlayar, hanya saja lebih di perketat tergantung cuaca saat ini, saya menyarankan kepada para nelayan apabila saat menangkap ikan cuaca ektrim datang dengan tiba-tiba agar mereka berlindung ke pulau-pulau terdekat, atau lebih baik menunda keberangkatan, para nelayan juga  bisa mengetahui lewat display BMKG yang ada dikantor kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Banjarmasin sebelum melakukan keberengkatan melaut,” jelas Erwan.

Selanjutnya Erwan menjelaskan cuaca ektrim ini di sertai gelombang tinggi. Perkirakan berdasarkan yang ia dapat dari pihak BMKG akan berlangsung satu minggu kedepan, sedangkan potensi Hujan deras sendiri di perkirakan  hingga dua bulan mendatang. (AF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.