20 Juni 2021

PLN Banjarmasin Diserang Warga, Kenapa ya?

1 min read

Suasana simulasi ketika aparat kepolisian menghadapi aksi unjuk rasa di halaman kantor PLN Banjarmasin, Kamis (20/12).

BANJARMASIN – Menjelang Tahun Baru dan menghadapi Tahun Politik, PT. PLN Area Banjarmasin menggelar simulasi menghadapi aksi unjuk rasa yang protes atas pelayanan perusahaan plat merah tersebut. Dalam simulasi, diperagakan puluhan massa melakukan aksi unjuk rasa dengan mengusung berbagai poster dan spanduk hujatan kekecewaan di halaman kantor PLN di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (20/12). Mereka langsung bertindak anarkis dan berusaha membongkar barikade aparat kepolisian pasca gagalnya dialog dengan Pimpinan PLN Banjarmasin. Lemparan botol air mineral dan benda-benda keras membuat aparat pengendali kewalahan dan berlindung di belakang mobil Water Canon. Aksi massa berhasil dilumpuhkan Dalmas Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin dengan menurunkan satu unit mobil Water Canon untuk membubarkan massa.

Kasubdit 1 Dalmas Polresta Banjarmasin, Ipda Sutovo mengatakan latihan ini melibatkan 37 personil Dalmas Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin. Dalam skenarionya diperagakan adegan aksi unjuk rasa yang berawal damai sampai akhirnya ricuh.
“Tujuannya agar mempersiapkan para petugas PLN dan aparat keamanan untuk menghadapi aksi massa dalam kondisi damai maupun berujung anarkis,” jelasnya.

Sementara, Manajer UP3 PLN Banjarmasin, Abdul Basyid mengungkapkan simulasi tanggap darurat ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Melalui simulasi penanganan unjuk rasa ini, diharapkan petugas PLN dan petugas keamanan bakal selalu siap dan mampu dalam menghadapi dengan tenang segala masalah keamanan dan ketidakpuasan konsumen akibat listrik byar pet. Terlebih memasuki Tahun Politik, jelang Natal dan Tahun Baru. (NRH/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.