21 Juni 2021

Warga Ngotot Tinggal Di Kolong Jembatan

1 min read

Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Esya Zain saat memberikan keterangan.

BANJARMASIN – Dua hari setelah di lakukan pemagaran kolong jembatan Pangeran Antasari oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas PUPR. Hingga kini 20 jiwa yang terlantar di kolong jembatan tersebut masih bertahan di sekitar kawasan tersebut. Bahkan, peralatan rumah tangga mereka masih terlihat menumpuk di samping Kolong Jembatan Pangeran Antasari.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Banjarmasin Esya Zain mengatakan, kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/12).
“Kami telah memberikan bantuan kepada warga tersebut, bahkan Dinas Sosial menawarkan bantuan untuk memindahkan mereka ke rumah singgah,” ujar Esya.

Esya menyampaikan, pihaknya sudah menawarkan rumah singgah untuk satu atau dua minggu mereka tinggal, dan akan di masukkan ke daftar penghuni rusunawa yang baru di Muara Kelayan dengan kordinasi bersama Dinas Perkim Kota Banjarmasin.
“Namun, warga tersebut menolak, warga terlantar kolong jembatan tersebut berulang kali di angkut kerumah singgah, tetapi mereka kembali lagi,” tutur Esya lebih lanjut.

Ersya mengatakan, warga tersebut sudah tinggal di kolong Jembatan Pangeran Antasari sudah berlangsung sejak 15 tahun lalu.

Menurut Esya, penanganan sudah dilakukan terhadap warga yang tinggal dibawah kolong jembatan tersebut, bantuan juga disalurkan tapi mereka ini bersikeras ingin tinggal disana, karena mata pencaharian mereka ditempat tersebut.

Esya mengharapkan, agar mereka warga terlantar di kolong jembatan tersebut mau menuruti sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Dengan mengikuti prosedur tersebut, agar Pemerintah Kota Banjarmasin bisa memberikan bantuan dan mengalokasikan dana yang tepat untuk warga yang terlantar tersebut,” tandas Esya. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.