20 Juni 2021

Melihat Kondisi Pasar Sentra Antasari, Ini Tanggapan Paman Birin

2 min read

Gubernur (sasirangan kuning di depan) terpaksa mengangkat bagian bawah celananya saat melewati genangan air di pasar Sentra Antasari pada Kamis (13/12).

BANJARMASIN – Pernahkah Anda berbelanja ke pasar Sentra Antasari Banjarmasin? Khususnya setelah hujan mengguyur kota seribu sungai ini. Jika pernah, tentunya Anda pasti akan melakukan ritual semacam ini. Mengangkat ujung baju agar tidak terkena genangan air, berjalan jinjit agar alas kaki tidak kotor melewati genangan air, atau berjalan dengan berhati-hati agar tidak terpeleset karena lantai yang becek. Itu pula yang dilakukan rombongan tim satgas pangan Kalimantan Selatan, yang dipimpin langsung gubernur Sahbirin Noor, saat melakukan sidak ke pasar Sentra Antasari Banjarmasin pada Kamis (13/12) lalu.

Saat sidak berlangsung, kondisi akses jalan masuk ke pasar dalam kondisi tergenang air, lantai pasar becek dan tercium bau tidak sedap dari selokan.

Saat ditanyai wartawan soal kondisi pasar, gubernur mengaku malu. Sebab dirinya pernah menjadi Lurah di kawasan ini beberapa tahun lalu, dan sekarang menjadi orang nomor satu di Kalsel, namun tetap saja pasar Sentra Antasari kondisinya mengenaskan.
“Seharusnya saat ini negara hadir. Tapi mau bagaimana lagi, pasar ini merupakan kewenangan dari pemerintah kota Banjarmasin,” jelasnya.
Namun begitu menurut gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, pemerintah provinsi akan segera bersinergi dengan pemerintah kota, untuk membahas persoalan pasar Sentra Antasari ini.
“Kita juga tidak segan jemput bola ke kementrian perdagangan, untuk meminta bantuan dana renovasi. Apalagi yang saya tahu, pemerintah pusat punya program pembenahan pasar tradisional. Semoga akan ada solusi terbaik untuk pasar ini. Apalagi pasar menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Seperti diketahui, kondisi pasar Sentra Antasari saat ini sangat mengenaskan. Mulai dari akses jalan masuk dan keluar yang dipenuhi lubang, sehingga dipenuhi genangan air pasca hujan. Belum lagi persoalan drainase pasar, yang sering menimbulkan aroma tidak sedap. Bahkan baunya tercium saat genangan air memenuhi jalan Pangeran Antasari di depan pasar. Seluruh pedagang sendiri, sudah sangat gerah dengan kondisi pasar. Hal itu terlihat saat Paman Birin melakukan sidak ke pasar pada Kamis (13/12) pagi, hampir seluruh pedagang meminta gubernur memperbaiki akses jalan, dan menata kembali salah satu pasar tradisional terbesar di Banjarmasin itu. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.