16 Juni 2021

Dewan Banjarmasin : Rusunawa Solusi Untuk Warga Kolong Jembatan

1 min read

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Ananda.

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengaku sangat miris, karena masih ada warga kota yang telah lama menghuni di kolong jembatan, bahkan sejak tahun 2001 lalu. Ketua DPRD Kota Banjarmasin Ananda menjelaskan, dalam aturan tidak diperbolehkan warga menempati kolong jembatan apalagi dijadikan sebagai tempat tinggal tetap. Dirinya menyarankan Pemerintah Kota Banjarmasin bisa menyediakan tempat tinggal baru atau memberikan hunian yang layak.

“Sementara ini warga ditempatkan di rumah singgah, sehingga kalau rusunawa selesai di Muara Kelayan, maka ini menjadi solusi yang tepat,” katanya.

Politisi Golkar ini menginginkan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarmasin secara rutin melakukan pengawasan disemua jembatan, agar jangan sampai kejadian terulang lagi, warga bertempat tinggal di kolong jembatan.  Jika menemukan lagi, segera lakukan penindakan tegas.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan penghuni kolong Jembatan Antasari tampak pasrah saat pemasangan pagar besi oleh Dinas PUPR Banjarmasin pada Rabu (12/12), kebanyakan mereka hanya bekerja sebagai buruh pasar, dan pengumpul barang bekas. Alasan memilih kolong jembatan karena tidak mampu memiliki tempat tinggal yang layak, akibat ketidakmampuan ekonomi. (NHF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.