20 Juni 2021

Soal Perda Narkotika, Dewan Banjarmasin Tunggu Persetujuan Pemprov

1 min read

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Budi wijaya saat memberikan komentarnya pada awak media.

BANJARMASIN – Draf payung hukum ini diminta Pemprov Kalsel untuk diperbaiki. Sebelumnya, pembahasan raperda yang berjudul Pencegahan Terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif telah difinalisasi DPRD Banjarmasin, kemudian dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi untuk dievaluasi, namun dalam perjalanannya menerima catatan dari bagian hukum terkait draf yang harus diperbaiki dalam payung hukum itu,  supaya nantinya tidak ada lagi kekeliruan dikemudian hari, dan kondisinya sudah dikembalikan ke Pemprov untuk mendapat tanggapan, sehingga sekarang masih menunggu jawaban, agar bisa disahkan.

“Perda ini juga diminta untuk berubah judul menjadi fasilitasi penanganan zat adiktif,” katanya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, perda ini tidak ditolak dari Pemprov Kalsel, namun sekedar permintaan untuk diperbaki, agar sesuai dengan peraturan hukum dan kesehatan. Sasaran perda ini tidak hanya penanganan narkoba namun juga akan difokuskan barang-barang yang dinilai memabukkan, seperti lem fox hingga pil zenith. dengan diberlakukannya perda ini, maka sanksinya diatur lebih maksimal, bagi semua pengguna, dan pengedar. (NHF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.