21 Juni 2021

Bakesbangpol Banjarbaru Gelar Workshop Revolusi Mental

2 min read

Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah bersama Perwakilan Kemenko PMK RI Ahmad Muchlis Yusuf, saat dimintai keterangan oleh wartawan, Senin (10/12/2018).

BANJARBARU – Untuk lebih memberikan pengetahuan kepada  para anggota gugus tugas revolusi mental di kota Banjarbaru, Pemerintah Kota menggelar workshop. Senin (10/12) pagi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Banjarbaru menggelar Workshop Revolusi Mental dengan tema “Membangun Integritas, Mempererat Persatuan dan Kesatuan Menuju Banjarbaru yang Berkarakter, Aman dan Nyaman”, yang bertempat di aula Linggangan Intan Gedung DPRD Kota Banjarbaru.

Usai membuka acara ini Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah kepada sejumlah wartawan menyampaikan, workshop ini dilaksanakan untuk menindak lanjuti pembentukan anggota gugus tugas yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Sehingga sangat tepat menurut Said, apabila tugas dari anggota gugus tugas ini di informasikan langsung oleh pakar yang benar-benar  tahu tentang gugus tugas revolusi mental tersebut.

“Kita memang ada surat dari pemerintah pusat untuk membentuk gugus tugas revolusi mental ini. Untuk kota Banjarbaru anggotanya tidak hanya dari ASN Pemerintah Kota, tapi juga dari masyarakat. Hari ini para anggota gugus tugas  diikutsertakan menjadi peserta dalam workshop ini, dengan harapan ilmu yang didapat dari ahlinya langsung, dapat menjawab keingintahuan para anggota gugus tugas ini dalam menjalankan tugas mereka,” jelas Said.

Sementara itu, Ahmad Muchlis Yusuf yang merupakan Anggota Gugus Tugas Nasional Revolusi Mental, perwakilan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI menyampaikan ada empat unsur yang masuk dalam gugus tugas, yakni aparatur sipil negara (ASN) di semua tingkatan, dunia usaha, masyarakat dan kalangan pendidikan, yang keempat unsur ini harus saling mendorong terwujudnya revolusi mental.

“Empat unsur itu harus berkumpul dan berembuk serta memutuskan aksi nyata apa yang dilakukan sehingga revolusi mental bukan sekedar gerakan tanpa ada yang dicapai,” jelasnya.

Dari workshop ini, Muchlis juga mengharapkan ada aksi nyata kedepannya dalam peran dan fungsi seluruh anggota gugus tugas yangvtelah di bentuk ini. (RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.