20 Juni 2021

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2018, Kas Titipan Batulicin Raih Penghargaan

3 min read

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2018, Kas Titipan Batulicin Raih Penghargaan

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa prospek ekonomi Indonesia akan semakin membaik dengan pertumbuhan yang lebih tinggi, dan stabilitas yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 diperkirakan tetap meningkat hingga mencapai kisaran 5,0-5,4%. Inflasi 2019 tetap terkendali pada kisaran sasaran 3,5+1% dengan terjaganya tekanan harga dari sisi permintaan, volatile foods dan administered prices, ekspektasi inflasi, dan stabilnya nilai tukar Rupiah.

Defisit transaksi berjalan 2019 akan turun menjadi sekitar 2,5% dari PDB, dengan langkah-langkah pengendalian impor serta peningkatan ekspor dan pariwisata. Fungsi intermediasi perbankan dan pembiayaan ekonomi dari pasar modal, akan terus meningkat. Pertumbuhan kredit pada 2019 diprakirakan mencapai 10-12%, sementara pertumbuhan DPK perbankan mencapai 8-10%, dengan kecukupan likuiditas yang terjaga.

Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi 2024 diproyeksikan akan lebih tinggi lagi yaitu mencapai kisaran 5,5-6,1%, dan defisit transaksi berjalan akan menurun di bawah 2% dari PDB.

Demikian disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2018, Selasa (27/11), di Jakarta.
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia diselenggarakan rutin setiap akhir tahun untuk menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan dan prospek ke depan, serta arah kebijakan Bank Indonesia. Pertemuan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, Pimpinan Lembaga Negara, Menteri Kabinet Kerja, Gubernur, Kepala Daerah, pimpinan perbankan dan korporasi nonbank, akademisi, pengamat ekonomi, serta perwakilan sejumlah lembaga internasional. Dari Kalsel, hadir Sahbirin Noor (Gubernur Kalsel) dan Herawanto (Kepala Perwakilan BI Kalsel). Tema yang diangkat dalam PTBI 2018 adalah “Sinergi untuk Ketahanan dan Pertumbuhan”.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI menyampaikan apresiasi atas langkah Bank Indonesia, menjaga stabilitas ekonomi khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah, di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kebijakan Bank Indonesia dipandang tidak hanya menunjukkan ketegasan dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, namun juga mampu membawa persepsi positif terhadap pelaku pasar.

PTBI juga akan diselenggarakan di tingkat regional Kalsel pada Rabu (5/12). Dalam kesempatan tersebut, Kantor Perwakilan BI Kalsel akan menyampaikan kondisi perekonomian Kalsel terkini serta proyeksi 2019.
Secara garis besar, perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan III-2018 tumbuh sebesar 5,16% (yoy), meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,61% (yoy). Pada sisi permintaan, peningkatan pertumbuhan ekonomi bersumber dari peningkatan pertumbuhan ekspor dan investasi. Peningkatan ekspor terjadi pada komoditas CPO dan batubara. Sedangkan peningkatan investasi didukung baik oleh investasi bangunan maupun investasi nonbangunan. Di sisi lain, konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah tumbuh melambat, masing-masing disebabkan oleh normalisasi permintaan pasca Idul Fitri serta relatif tidak adanya belanja operasional (pegawai) yang signifikan, sebagaimana triwulan sebelumnya.

Dari sisi penawaran, peningkatan pertumbuhan ekonomi utamanya bersumber dari peningkatan kinerja sektor pertambangan, pertanian, industri pengolahan dan konstruksi.

Pada kesempatan itu, PT BPD Kalimantan Selatan Cabang Batulicin menerima penghargaan dari BI sebagai kantor bank terbaik dalam pengelolaan kas titipan. Penghargaan yang diberikan pada ajang PTBI ini menandai kinerja dan manajemen yang baik dari Kastip Batulicin dalam mendistribusikan uang layak edar hingga ke wilayah jauh (remote area).
Penghargaan diserahkan oleh Perry Warjiyo (Gubernur BI) dan diterima oleh Gusti Agus Permana (Plt Dirut Bank Kalsel).
Kastip merupakan strategi BI untuk mewujudkan distribusi dan pengolahan uang rupiah yang aman dan optimal ke seluruh wilayah nusantara. Saat ini sudah terdapat 113 Kastip di Indonesia yang 3 diantaranya terdapat di Kalsel (Batulicin, Tanjung, dan Kandangan). (HUMASKPWBIKALSEL/RIW/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.