18 Juni 2021

Banjar : Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

2 min read

Sekda Banjar Nasrunsyah Saat membuka Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2018.

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Membuka Bursa Inovasi Desa Se-Kabupaten Banjar tahun 2018, Rabu (14/11) pagi berlokasi di Gedung Serba Guna SD bertarap Internasioanl Jalan Candra Kirana Kelurahan Indrasari.

Bursa Inovasi Desa di buka Bupati Banjar yang di wakili Sekda Banjar Nasrunsyah, dan pada kegiatan ini ada 3 bursa Inovasi desa yang ditampilkan yakni Bidang pengembangan Sumber Daya manusia, Bidang pengembangan ekonomi dan kewirausahaan, dan Bidang Infra struktur.

Pada kesempatan ini pula Sekda Banjar Nasrunsyah mengapresiasi atas terselenggaranya Bursa Inovasi ini, beliau juga berharap dari berbagai inovasi yang di tampilkan pada bursa ini, setiap masing-masing desa dapat mereflikasi sesuai dengan kondisi desanya.
” Dengan Inovasi Desa yang di lakukan oleh Desa tentunya tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin membaik, pertumbuhan perekonomian yang baik sudah pasti akan menjadikan bangsa ini kuat” Jelas Nasrunsyah.

Selain itu Sekda Banjar Nasrunsyah, dalam sambutannya juga berpesan untuk masyarakat penggiat inovasi kewirausahaan agar memperhatikan kualitas dan penampilan akan produk sehingga memiliki daya tarik tersendiri akan produk tersebut, tak hanya itu produk yang di hasilkan harus mempunyai harga yang kompetitif.

Nasrun juga menambahkan untuk pemasaran produk tidak harus mempunyai toko, namun bisa juga melalui media sosial, oleh karena itu para pengrajin wira usaha harus juga mengerti dan memahami tentang Tekhnologi, karena menurutnya di era milinial ini dengan melalui internet tentunya akan lebih efisien dan efektif untuk mempromosilan dan menjual dagangannya melalui media sosial.
” Saya meminta di tahun 2019 mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Banjar dapat memberikan pelajaran dan pembinaan tentang bagaimana pemasaran yang baik dan tepat sasaran kepada para pengrajin Inovasi Kewirausahaan dengan memanfaat teknologi Internet saat ini” Pinta Nasrun.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Banjar Aspihani menyampaikan kegiatan ini di lakukan berdasarkan Surat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Nomor : 68 / PMD.04.01 / IX/ 2018, tanggal 19 September 2018 tentang Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa.

Di gelarnya Bursa inovasi Desa ini sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa, memberikan rujukan inovasi pembangunan Desa dalam pengembangan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusai serta infrastruktur Desa,
“Tujuan akhir pelaksanaan kegiatan ini adalah agar semua desa berkomitmen untuk mereplikasikan inovasi yang bisa diterapkan di desanya masing-masing dan dianggarkan di APBDes pada tahun 2018 serta pada tahun berikutnya” Jelas Aspihani.

Di sisi lain, Camat Mataraman, Rubaini mengatakan, dengan adanya Bursa Inovasi tersebut, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat lebih mengembangkan kualitas produknya,
” Misalnya gula aren, yang dulu hanya diproduksi dan dijual berbentuk padat. Kini bisa disajikan secara cair dalam kemasan saset, tentunya ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengembangkan inovasi produknya,” ungkapnya.

Menurut Rubaini tinggal bagaimana baik, pemerintah daerah, maupun Kecamatan dalam melakukan pembinaanya, agar setiap BUMDes dapat menciptakan inovasi-inovasi dalam meningkatkan mutu produknya serta perekonomian masyarakat.

Mudah-mudahan papar Rubaini lebih jauh, dengan adanya Bursa Inovasi tersebut, kedepannya BUMDes dapat lebih dikembangkan lagi, dan dapat meningkatkan produksinya, serta mampu bersaing baik, dipasar lokal maupun pasar pasar nasional. (AF/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.