21 Juni 2021

APBD Kalsel 2019 Disahkan

2 min read

(ki-ka) Wakil Ketua DPRD Kalsel Hamsyuri, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin dan Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhaimin berfoto bersama dalam rapat paripurna dewan di Banjarmasin, Kamis (15/11).

BANJARMASIN – DPRD Kalimantan Selatan mensahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel Tahun 2019 dalam rapat paripurna Dewan di Banjarmasin, Kamis (15/11). Sebelum disahkan, DPRD dan Pemprov Kalsel telah melakukan rangkaian proses dan mekanisme pembahasan terhadap usulan APBD 2019. Proses dan mekanisme itu dimulai dari penyampaian Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019 yang telah dilakukan pembahasan oleh Badan Anggaran DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel. Kemudian penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2019 pada 12 Agustus 2018 antara Gubernur Kalsel dan Pimpinan DPRD Kalsel. Selanjutnya Sekretaris Daerah Kalsel telah menyampaikan Penjelasan Atas Raperda APBD 2019 beserta Nota Keuangan dalam rapat paripurna dewan pada 24 Oktober 2018. Kemudian masing-masing Fraksi DPRD Kalsel melalui pemandangan umumnya menanggapi Penjelasan Gubernur Atas Raperda APBD 2019 beserta Nota Keuangan dalam rapat paripurna dewan pada 7 November 2018. Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kalsel kembali menyampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Dewan terhadap Raperda APBD 2019 beserta Nota Keuangan dalam rapat paripurna dewan pada 12 November 2018. Sebagai tindak lanjut proses pembahasan Raperda tersebut, Badan Anggaran DPRD Kalsel telah melakukan tahapan pembahasan lanjutan, baik secara internal maupun bersama TAPD Kalsel secara estafet yaitu dari 1 hingga 15 November 2018.

“Pada rancangan APBD 2019 secara keseluruhan terjadi peningkatan perkiraan penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp. 6,266 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,22% dari target pendapatan daerah pada APBD Murni Tahun 2018 yang hanya sebesar Rp. 5,899 triliun,” kata anggota Banggar DPRD Kalsel, Supian HK.

Sedangkan untuk belanja daerah dalam rancangan APBD 2019  dianggarkan sebesar Rp. 6,331 triliun atau meningkatkan sebesar Rp. 241 miliar atau naik sebesar 3,97 persen dari APBD Murni Tahun 2018.  Dengan demikian, terdapat selisih kurang sebesar Rp. 65 miliar yang akan ditutupi dengan pembiayaan netto.

Sementara, Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor memberikan apresiasi kepada pihak legislatif sehingga pembahasan terhadap RAPBD Tahun 2019 dapat ditetapkan tepat pada waktunya. Meskipun terdapat kekurangan, namun menurutnya dengan adanya dukungan dan kerjasama yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif serta seluruh lapisan masyarakat maka tujuan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Banua akan bisa diwujudkan.

“Penyusunan APBD 2019 ini telah sesuai dengan RPJMD Kalsel 2016 – 2021 dan memperhatikan kebijakan nasional yang telah dipublikasikan ke daerah. Selain itu juga akan dievaluasi dari tahun ke tahun  untuk mencapai visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yaitu Kalsel Mandiri dan Terdepan,” katanya. (NRH/FHF/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.