16 Juni 2021

Siasati Teknologi Untuk Pengetahuan

2 min read

Suasana kegiatan gebyar literasi Senin (29/10).

KALIMANTAN SELATAN – Masih rendahnya budaya literasi pada masyarakat menjadi latar belakang digelarnya gebyar literasi di Kalimantan Selatan pada Senin (29/10) bertempat di aula Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu kegiatan gebyar literasi yang mengangkat tema “Budayakan Literasi, Jelajah Duniamu” ini bertujuan untuk menghidupkan budaya literasi pada masyarakat Indonesia, khususnya mengapresiasi dan mencipta karya sastra dalam bentuk lomba dan hiburan bagi anak didik, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama dalam memperingati hari sumpah pemuda yang diikuti seluruh pegawai balai bahasa Kalsel dan juga peserta gebyar literasi.

Kepada Abdi Persada FM kepala Sub Bagian tata usaha Balai Bahasa Kalimantan Selatan Syamsudin mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mencanangkan kegiatan literasi sekolah, kemudian oleh badan bahasa nasional menggelar literasi bangsa, dan dilanjutkan oleh Balai Bahasa provinsi Kalimantan Selatan menggelar budaya literasi ini setiap tahunnya dengan melibatkan ratusan siswa siswi.

“Sama seperti tahun sebelumnya, pada 2018 ini juga diikuti oleh ratusan siswa siswi selama 4 hari se Kalimantan Selatan”,terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjarbaru Rahmah Khairita yang juga hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan gebyar literasi ini mengatakan perlunya untuk mensiasati kemajuan tekhnologi dengan budaya literasi ini, sehingga bangsa ini tidak kalah dengan bangsa lain dalam pengetahuan.

Khairita menjelaskan minat baca anak sebenarnya ada, akan tetapi daya tahan baca yang perlu ditingkatkan, karena menurutnya anak masih sanggup untuk membaca di sosial media, tetapi tidak untuk baca buku.

Sehingga menurutnya upaya yang perlu dilakukan adalah anak harus mulai terbuka terhadap kemajuan teknologi menuju budaya literasi.

“Kalau anak-anak menganggap membawa dan membaca buku tidak gaul, gunakan e-book aja”,ujarnya.

Adapun Kegiatan ini diikuti sebanyak 400 orang peserta didik dari PAUD hingga SMA, dari Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tabalong.

Sedangkan bentuk kegiatannya, yakni Lomba Mengapresiasi Cerpen bagi siswa SLTA, Lomba Menulis Sinopsis Cerpen bagi Siswa SLTP, Lomba Mencipta Puisi bagi Siswa SD/MI, Ceria Literasi, yaitu mengajak anak membaca buku dengan cara membacakan buku bagi anak PAUD, memberikan apresiasi terhadap tulisan semua peserta berupa cinderamata, termasuk imbauan menghidupkan budaya literasi. (ASC/FHF/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.