20 Juni 2021

Batu Akik Dan Pukaha Banyak Di Minati Pengunjung Pameran TTG & PINDesKel Di Bali

2 min read

Delegasi dari Kabupaten Banjar menampilkan Perhiasan hasil kerajinan batuk Akik dan Kerajinan dari Kayu Pukaha pada Tekhnologi Tepat Guna ke 20 dan Pekan Inovasi Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional di Bali.

BALI – Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XX Dan Pekan Inovasi Desa dan Kelurahan (PINDESKEL) tahun 2018 di gelar di lokasi Objek Wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Kabupate Badung Provinsi Bali, Jum’at (19/10)

Pembukaan TTG XX dan PINDesKel tahun 2018 di buka langsung oleh Presiden Joko Widodo, yang di dampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa dan PDT.
TGG dan PINDesKel tahun 2018 menampilkan berbagai Pameran Temu Karya Inovasi Tekhnologi yang di ikuti perwakilan Provinsi seluruh Indonesia.

Pada acara ini pula Pemerintah Kabupaten Banjar mengirimkan delegasinya yang tergabung pada Stan Provinsi Kalsel untuk menampilkan salah satu produk unggulan yakni kerajinan batu-batu perhiasan ( batu akik ) dan juga kerajinan dari kayu pukaha.

Bupati Banjar Khalilurahman di dampingi Ketua TP PKK Kabupten Banjar, Raudhatul Wardiah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Banjar Aspihani, dan Kadis Kominfo Kabupaten Banjar Farid Sofyan turut hadir pada pembukaan acara ini, saat di wawancarai Bupati Banjar yang Akrab disapa Guru Kholil ini mengatakan untuk pengembangan inovasi temu karya tepat guna di Kabupaten Banjar untuk kedepannya akan terus ditingkatkan, kegiatan ini merupakan Event tahunan oleh karena itu menurut Bupati untuk tahun depan produk-produk atau hasil temu karya yang akan di tampil di kegiatan ini akan di tambah jumlahnya.
“Saya lihat stan Kabupaten Banjar sangat ramai di kunjungi dan hasil kerajinannya banyak di minati wisatawan lokal dan manca negara, tahun depan kalau di gelar kembali acara ini, jumlah berbagai produk hasil kerajinan ini kemungkinan akan terus ditambah”,jelas Bupati Banjar.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Banjar Aspihani Berharap dari TTG Tingkat Nasional 2018 ini bisa di ambil pembelajaran dan contoh dari hasil karya maupun Inovasi Tekhnologi yang di tampilkan oleh daera-daerah lain. Menurut Aspihani gelaran ini juga sebagai ajang menimba pengetahuan dan menambah wawasan.
” Seandainya itu memang sesuai dengan kondisi dan situasi yang ada di daerah kita, ini tentunya dapat dijadikan sebagai pembelajaran dan kita akan mencoba menerapkannya dan apabila dari adobsi tersebut hasilnya cukup bagus tinggal sasaran pemasaran saja dan ini tentunya akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat “,jelasnya.

Di Temu Karya Tepat Guna tingkat Nasioanl 2018 ini selain perwakilan dari Kabupaten Banjar yang tergabung pada stan Provinsi Kalimantan Selatan, di dalamnya juga menampilkan Kain Sasirangan yang di wakili oleh Kabupaten Tanah Laut dan Kerajinan dari bahan purun serta kerajinan dari bahan enceng gondok yang di wakili Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Temu Karya Nasional ini sebagai langkah strategi dalam penyebaran informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat. (AF/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.