20 Juni 2021

Tidak Ada Penghentian Distribusi Air Bersih Kepada Pelanggan

2 min read

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi petinggi PDAM Bandarmasih saat melakukan sidak.

BANJARMASIN – Meski saat ini air baku PDAM Bandarmasih yang ada dikawasan intake Sungai Bilu Kota Banjarmasin, terinteusi air laut cukup tinggi hingga mencapai angka 1.700 miligram perkubiknya.
Sehingga PDAM Bandarmasih menghentikan operasional pada intake Sungai Bilu. Tetapi PDAM Bandarmasih tetap mendistribusikan air bersih kepada pelanggan di Kota Banjarmasin.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PDAM Bandarmasih Yudha Ahmadi, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (3/10).
“Tingginya intrusi air laut di Sungai Martapura pada intake Sungai Bilu sudah terjadi sejak tanggal 30 September lalu. Karena nilai kadar garamnya sudah tinggi maka terpaksa PDAM Bandarmasih menghentikan operasional di intake Sungai Bilu tersebut,” tutur Yudha.

Menurut Yudha, meski pihaknya menghentikan operasional pada intake Sungai Bilu, tetapi pihaknya tetap melayani pendistribusian air bersih kepada pelanggan. Hanya saja, karena saat ini PDAM Bandarmasih hanya mengandalkan air baku dari intake Sungai Tabuk. Maka pendistribusian kepada pelanggan mengalami penurunan.

“Kami tidak menghentikan pendistribusian air bersih kepada pelanggan, air tetap mengalir hanya saja mengalami penurunan,” ujar Yudha.

Yudha juga menjeaskan sumber air baku PDAM Bandarmasih ada pada intake Sungai Bilu, serta intake Sungai Tabuk masih aman.

“Kami selalu mengupayakan seluruh pelanggan PDAM Bandarmasih menerima layanan air bersih tersebut, meski saat ini memasuki musim kemarau,” ucap Yudha.

Lebih lanjut Yudha menjelaskan, jika intrusi air laut semakin tinggi, maka pihaknya akan secara bergiliran mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah yang ada di Kota Banjarmasin. Sehingga, semua warga tetap menerima layanan air bersih selama musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, Yudha juga mengharapkan, dalam waktu dekat hujan kembali terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, usai melaksanakan sidak di Kantor PDAM Bandarmasih, terkait keluhan masyarakat mengenai krisis air bersih yang dialami warga, akibat sebagian wilayah di kota ini tidak mendapatkan pendistribusian air bersih oleh PDAM Bandarmasih, menyampaikan, jika saat ini air baku PDAM Bandarmasih yang ada di Sungai Bilu sudah terintrusi air laut hingga 1.700 miligram perliter. sedangkan yang bisa ditoleransi hanya sekitar 200 miligram perliter. Akibatnya, PDAM Bandarmasih mengalami produksi penurunan pendistribusian air bersih kepada pelanggan.

Ibnu juga menghimbau, agar warga menghemat air dan penyediakan tempat penampungan air ditempat tinggal mereka masing-masing. (SRI/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.