16 Juni 2021

Honorer K2 Kembali Datangi DPRD Kalsel, Ada Apa Lagi Ya?

2 min read

Suasana audiensi perwakilan FKK2 Kalsel bersama Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (24/9)

Banjarmasin – Setelah sebelumnya resah dengan syarat yang dinilai tidak memihak kepada mereka untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Honorer Kategori 2 (K2) Kalsel kembali mengadu ke wakil rakyat karena kecewa tak diakui dinas terkait, Senin (24/9).

Kedatangan mereka kali ini juga “menjeritkan” insentif yang diterima minim dan kerap tertunda.

Ketua Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 (FKK2) Kalsel, Masniah mengatakan pihaknya meminta dukungan kepada anggota dewan untuk mendesak Pemerintah Pusat melakukan revisi terhadap Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya terkait syarat CPNS untuk K2 yang dinilai sangat memberatkan, yakni batas usia maksimal 35 tahun. Sementara sebagian besar honorer K2 sudah berumur diatas ketentuan. Keresahan mereka tak hanya sampai disitu. Sejumlah pengurus FKK2 Kalsel juga kecewa karena statusnya tak diakui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Padahal mereka masuk data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel.

“Kami merasa pengabdian selama belasan hingga puluhan tahun dengan penghasilan minim tak dihargai. Dalam seleksi CPNS tidak mendapatkan prioritas tapi justru syarat penerimaan tidak memihak kepada kami. Oleh karena itu, kami meminta bantuan dewan menjembatani permasalahan ini,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin mengaku terkejut jika status K2 mereka tak diakui instansi terkait. Lutfi berjanji dalam waktu dekat akan memanggil Disdikbud dan BKD Kalsel untuk klarifikasi persoalan ini. Ia juga prihatin honor mereka selama ini sangat minim.

Seperti diketahui, Honorer K2 adalah tenaga non pns yang diangkat per 1 Januari 2005. Mereka tidak mendapat upah dari APBD/APBN. Jika ingin diangkat menjadi CPNS maka harus mengikuti tes atau seleksi terlebih dahulu. Meskipun sebagian besar mereka sudah mengabdi sejak belasan hingga puluhan tahun lalu. (NRH/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.