20 Juni 2021

Masa Kampanye Pemilu 2019 Di Kalsel, Resmi Dimulai Pada 23 September

2 min read

Cawapres Ma'ruf Amin (kopiah hitam) duduk berdampingan dengan ketua tim kampanye provinsi Kalsel Ghimoyo

BANJARMASIN – Masa kampanye pemilu 2019 akhirnya dimulai juga, yakni pada Minggu (23/9). Di Kalimantan Selatan, deklarasi damai tanda dimulainya masa kampanye tersebut, akan diselenggarakan di siring 0 kilometer Banjarnasin pada Minggu (23/9), yang rencananya akan dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Seluruh persiapan jelang dimulainya masa kampanye itupun, sudah disiapkan peserta pemilu 2019, termasuk dari calon presiden dan calon wakil presiden, yang juga akan berlaga pada pemilu April 2019.

Salah satunya dengan pembentukan tim kampanye di tingkat provinsi Kalimantan Selatan.

Langkah ini pula yang sudah dilakukan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf, dengan membentuk Tim Kampanye Nasional (TKN) yang diketuai oleh Erick Thohir. Dan jelang masa kampanye, Tim Kampanye Provinsi Joko Widodo-Ma’ruf Amin pun juga resmi disahkan. Sebagaimana tertera dalam SK TKN Nomor : 009/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018, yang ditandatangani langsung oleh ketuanya Erick Thohir, dan Sekretaris TKN Hasto K.
Dalam SK tersebut, Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf di Kalsel dipimpin oleh Ghimoyo dibantu Sekretaris DR. Syaifuddin, dan Basuni sebagai Bendahara. Sedangkan komposisi penuh Tim Kampanye Jokowi di Kalsel juga telah resmi disahkan berdasarkan SK Nomor :001/KPTS/TKPKalsel-JKWMA/IX/2018.
Ghimoyo dipercaya sebagai Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf di Kalsel, atas kesepakatan seluruh pimpinan parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf di Kalsel. Ghimoyo dinilai sebagai profesional yang memiliki manajerial mumpuni, untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Kalsel pada Pilpres 2019.
Di posisi wakil-wakil ketua tim duduk para pimpinan parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf di Kalsel, seperti Mardani H.Maming (Ketua DPD PDI P Kalsel), Aditya Mufti Ariffin (Ketua DPW PPP Kalsel), H.Zairullah Azhar (Ketua DPW PKB Kalsel), H. Guntur Prawira (Ketua DPW Nasdem Kalsel). Selain itu ada pula nama H.M.Rifqinizamy Karsayuda dan Nasib Alamsyah yang duduk di posisi wakil Ketua.
Menurut ketua tim kampanye provinsi Ghimoyo, dengan telah disahkannya tim kampanye provinsi ini, maka segera akan disusul dengan langkah-langkah aksi pemenangan dalam waktu dekat. Rapat akbar dan pengukuhan tim kampanye provinsi akan dilaksanakan pada awal Oktober 2018 mendatang.
“Kami optimis dapat meraih 70 persen suara dari Kalimantan Selatan. Hal itu didasarkan pada perolehan suara parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf pada pemilu 2014 lalu,” jelas Ghimoyo.

Menanggapi terbentuknya tim kampanye ini, ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalimantan Selatan Edy Ariansyah menegaskan, bahwa setiap pelaksana atau petugas kampanye peserta pemilu 2019, harus terdaftar di KPUD. Sebab jika tidak, maka Bawaslu berhak membubarkan kampanye peserta pemilu bersangkutan.
“Pelaksana atau petugas kampanye serta tim kampanye peserta pemilu, harus terdaftar di KPUD sehari sebelum masa kampanye dimulai. Yakni pada 22 September 2018. Untuk itu kami juga sudah mensosialisasikan aturan ini kepada seluruh peserta pemilu,” ujar Edy.
Selain itu, peserta pemilu juga harus melaporkan dana awal kampanye pada 23 September 2018, atau bertepatan dengan dimulainya masa kampanye. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.