20 Juni 2021

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Istimewa

2 min read

DPRD Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Istimewa menyambut Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 492

BANJARMASIN – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 492 tahun, DPRD Kota Banjarmasin melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa, rapat ini dipimpin langsung ketua DPRD Kota Banjarmasin Ananda, serta tiga wakil DPRD Kota Banjarmasin, Suprayogi, Arufah Arif, Budi Wijaya, dan Sekretaris Dewan Kota Faturrahim. Hadir langsung dalam rapat paripirna istimewa ini, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, di ruang sidang rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Jumat (21/9).

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Ananda menyampaikan dalam pembukaan rapat paripurna istimewa ke 31 dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 492 ini, jumlah anggota dewan yang berhadir sebanyak 35 dari jumlah keseluruhannya 45 orang anggota dewan.

Ananda juga mengucapkan, Selamat hari jadi Kota Banjarmasin yang kali ini mengangkat tema Memantapkan Kota Banjarmasin sebagai kota Kreatif dan Smart City. Karena itulah, diperlukan dukungan semua pihak untuk menjadikan Kota Banjarmasin menjadi kota yang pintar berdasarkan smart city tersebut.

Dalam rapat istimewa ini, Ketua DPRD Kota Banjarmasin juga menyampaikan, asal muasal Kota Banjarmasin.

“Asal muasal nama Kota Banjarmasin yakni Bandarmasih, namun karena pengucapannya sulit bagi warga Belanda, maka Bandarmasih menjadi Banjarmasin,” tutur Ananda.

Dalam kesempatan tersebut, Ananda juga menyampaikan, ajakan kepada seluruh warga Kota Banjarmasin agar selalu mencintai Kota ini. Ananda juga mengucapkan terimakasih atas bantuan seluruh pihak terkait Pemerintah Kota Banjarmasin, Forkopimda, seluruh warga Kota Banjarmasin, serta yang lainnya, yang telah membantu pihaknya dalam menjalankan tugas di DPRD Kota Banjarmasin.

Sementara itu Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dalam pidatonya  menyampaikan, apa saja yang telah menjadi keberhasilan Kota Banjarmasin ini. Yakni, penataan sungai menjadi pariwisata Kota.

Menurut Ibnu, Pemerintah Kota Banjarmasin terus melakukan pembangunan yang berbasis Kota Sungai, ekonomi kreatif, dan smart city.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga menyampaikan, 10 rencana pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Diantaranya, melakukan pembangunan infrastruktur, pembangunan restoran terapung, pembangunan kelanjutan penataan di Sungai Kelayan, pembangunan museum Kota Banjarmasin di kawasan Muara Kelayan, pembenahan dikawasan Sungai Jarujuk, penataan di Kampung Alalak Selatan, dan lainnya.

Ibnu juga mengatakan, Kota Banjarmasin telah menjadi jaringan kota pusaka di Indonesia, kota Banjarmasin telah menjadi kota 9 wali yang ada di Kalimantan, serta masih banyak lagi penghargaan lainnya yang telah diterima oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dengan apa yang telah dicapai ini, mampu menjadi Kota Banjarmasin menjadi Kota Tua yang maju disegala bidang,” ujar Ibnu penuh harapan.

Ibnu juga menyampaikan, Kota Banjarmasin juga telah mendapatkan Penghargaan 5 kali WTP, menjadi role model pelayanan terbaik 3 di Indonesia untuk pelayanan perizinan, dan peringkat ke 5 untuk pelayanan Disdukcapil, serta mendapatkan penghargaan secara nasional dan internasional sebagai Kota yang memberlakukan larangan penggunaan kantong plastik. “Dengan adanya larangan penggunaan kantong plastik ini, Pemerintah Kota Banjarmasin mendapatkan bantuan dari Pemerintah Jepang,” tutur Ibnu lebih lanjut.

Lebih lanjut Ibnu juga menyampaikan, Kota Banjarmasin juga telah mendapatkan penghargaan internasional dari Pemerintah China sebagai Kota Air yang mampu mengelola sungai untuk perekonomian.

Hadir pada rapat istimewa ini, forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), seluruh anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kepala SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, Camat, serta tamu undangan lainnya. (NHF-SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.