20 Juni 2021

Dua PSK Pasar Kasbah Diamankan Polsek Banjarmasin Tengah

2 min read

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Ipda Arya Widjaya saat menyampaikan kasus pencurian.

BANJARMASIN – Praktek prostitusi di kawasan Pasar Kasbah Kota Banjarmasin masih terjadi. Padahal sebelumnya Satpol PP Kota Banjarmasin pernah melakukan penertiban di kawasan tersebut. Bahkan, petugas Satpol PP sampai melepas pintu-pintu yang ada di kios-kios di Pasar Kasbah tersebut. Bukti dari praktek prostitusi di tempat tersebut masih berlangsung pada saat petugas Polsekta Banjarmasin Tengah menangkap dua tersangka pencurian uang pelanggannya, yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Tertangkapnya kedua pencuri ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Ipda Arya Widjaya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (19/9).

Arya menyampaikan, kedua pencuri berinisi P dan N ini ditangkap atas laporan korban bernama Basuki, dengan tuduhan kedua wanita panggilan ini telah mencuri uang korban sebesar 2 juta 400 ribu rupiah, di Pasar Kasbah, pada Minggu (16/9).

Arya mengatakan, kejadian bermula saat korban Basuki duduk disalah satu warung yang ada dikawasan Pasar Kasbah tersebut, kemudian korban didatangi oleh tersangka P untuk diajak kencan. Lalu keduanya sepakat untuk tarif kencan yang akan mereka lakukan tersebut. Lantas tersangka P ini mendatangi tersangka lainnya N, untuk menggunakan salah satu ruangan agar ia dan korban bisa berkencan. Kemudian tersangka N menunggu di luar ruangan selama tersangka P dan korban melakukan kencan, pada saat itulah tersangka P menendang keluar jaket korban yang di dalam kantong berisikan uang sebanyak 4 juta 600 ribu rupiah. Jaket ini langsung disambut tersangka N dan mengambil uang tersebut. Setelah mengambil uang milik korban, jaket korban dikembalikan ketempat semula.

Arya mengatakan, pada saat kencan telah usai, korban hendak membayar tersangka. Alangkah terkejutnya ia mendapati uangnya telah hilang.

Tidak terima dengan hilangnya uang tersebut, korban langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Banjarmasin Tengah.
“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 atau 362 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Arya. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.