20 Juni 2021

Lomba Bekayuh Jukung Kini Ada Di Banjarmasin

1 min read

Lomba bekayuh jukung tradisional untuk menghidupkan kembali budaya bejukung.

BANJARMASIN – Saat ini sudah sangat jarang terlihat aktivitas warga Kota Banjarmasin yang menggunakan jukung untuk aktivitas sehari-hari. Alat transportasi tradisional tersebut kini hampir tidak terlihat lagi menghiasi sungai-sungai yang ada di Kota Seribu Sungai ini.

Untuk menyelamatkan keberadaan jukung-jukung tersebut, maka Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar lomba bekayuh jukung tradisional di kawasan Sungai Kerokan, Jafri Zam-Zam, Kota Banjarmasin, Jumat (14/9).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, kepada sejumlah wartawan, lomba bekayuh jukung tradisional ini digelar untuk memperingati hari jadi Kota Banjarmasin ke 492 tahun.
“Dipilihnya lomba bekayuh jukung ini, karena Kota Banjarmasin merupakan kota sungai. Oleh karena itulah lomba bekayuh jukung tradisional ini, merupakan kegiatan yang perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota, agar aktivitas masyarakat di sungai dapat kembali hidup di kota ini,” tutur Ibnu.

Menurut Ibnu, lomba bekayuh jukung ini sebagai bukti nyata, apa yang dilakukan Pemerintah Kota untuk mengembalikan fungsi sungai seperti sedia kala di kota ini.

Sementara itu, lomba bekayuh jukung tradisional di Sungai Kerokan, Jafri Zam-Zam, Kota Banjarmasin ini, mendapatkan perhatian yang antusias dari warga Kota.

Dewi, salah satu warga yang menyaksikan lomba bekayuh jukung tradisional mengatakan, dengan melihat lomba bekayuh jukung ini, mengingatkannya pada kenangan masa kecilnya. Dimana sungai-sungai yang ada di Kota Banjarmasin dihiasi dengan aktivitas jukung-jukung tersebut.

Menurut Dewi, saat ini keberadaan jukung-jukung tersebut sudah tidak ada lagi. “Dulu di sepanjang sungai jalan A.Yani, Kota Banjarmasin banyak jukung-jukung menjajakan jualan mereka, seperti buah-buahan, sayur, dan lainnya,” ucap Dewi.

Dewi mengharapakan, Pemerintah Kota Banjarmasin dapat mengembalikan budaya bejukung lagi di kota ini. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.