20 Juni 2021

Satpol PP Banjarmasin Amankan Warga Gangguan Jiwa

2 min read

Petugas Satpol PP mengamankan warga alami gangguan jiwa berkeliaran di jalan raya.

BANJARMASIN – Orang dengan gangguan jiwa yang berkeliaran di jalan, apalagi sampai tidak menggunakan pakaian. Dianggap dapat mengganggu ketertiban umum. Oleh karena itu, warga dengan gangguan jiwa yang kedapatan berkeliaran di jalan raya, ditangkap dan diamankan oleh petugas Satpol PP Kota Banjarmasin.

Hal ini disampaikan Kabid Penertiban Umum Satpol PP Kota Banjarmasin Dany Matera, kepada sejumlah wartawan, Jumat (7/9).
“Saat ini, kami baru saja mengamankan dua warga yang mengalami gangguan jiwa, kedapatan berkeliaran di kawasan jalan raya, Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Menurut Dany, dua warga yang mengalami gangguan jiwa ini diamankan di dua kawasan berbeda. Pertama pihaknya mengamankan satu orang yang kedapatan berkeliaran dikawasan Jembatan Fly Over Kota Banjarmasin. Yang kedua diamankan dikawasan dekat HBI, Kota Banjarmasin.
“Salah satu dari orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut, tidak menggunakan pakaian. Namun, orang tersebut langsung kami beri pakaian,” ucap Dany.

Dany mengatakan, kedua orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut, langsung dibawa ke rumah singgah Kota Banjarmasin.
“Keduanya kami serahkan ke rumah singgah, untuk selanjutnya diurus oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin,” tutur Dany lebih lanjut.

Menurut Dany, ditangkapnya kedua warga yang mengalami gangguan jiwa tersebut, atas laporan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
“Ditangkapnya, kedua warga tersebut atas laporan walikota Banjarmasin,yang kami tidaklanjuti,” ucap Dany.

Dalam kesempatan tersebut, Dany juga menyampaikan kebingungan mereka. Mengingat, warga mengalami gangguan jiwa yang mereka tangkap tersebut, sering kali orang yang sama.
“Satpol PP Kota Banjarmasin terus menerus melakukan penangkapan kepada warga yang mengalami gangguan jiwa tersebut, namun yang kami tangkap sering kali merupakan orang yang sama,” tuturnya.

Menurut Dany, mereka bingung padahal orang tersebut telah diantar ke rumah sakit jiwa. Namun, mengapa mereka bisa lepas kembali di jalan.

Dalam kesempatan tersebut Dany juga mempertanyakan, bagaimana proses dari pengobatan sehingga warga yang mengalami gangguan jiwa tersebut tidak sembuh, malah kembali berkeliaran di jalan.
“Tugas Satpol PP Kota Banjarmasin hanya sebatas penangkapan saja. Oleh karena itu, kami mengharapkan pengobatan bagi warga yang mengalami gangguan jiwa bisa dilakukan secara tuntas. Sehingga mereka tidak kembali berkeliaran di jalan raya,” pungkas Dany. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.