20 Juni 2021

Ayo Tampung Air, PDAM Bandarmasih Akan Matikan Distribusi Airnya

2 min read

PDAM Bandarmasih melakukan pekerjaan koneksi pada pipa baja di IPA Ahmad Yani, akibatnya penyaluran air bersih kepada pelanggan terganggu.

BANJARMASIN – Permintaan agar para pelanggan air bersih PDAM Bandarmasih, untuk menyetok persediaan air pada penampungan di tempat tinggal masing-masing tersebut. Karena, pada Senin (10/9) mendatang PDAM Bandarmasih akan mematikan saluran produksi air bersih mereka yang berada di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ahmad Yani, Kota Banjamasin.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih Yudha Ahmadi, kepada sejumlah wartawan, mengatakan, pemberhentian produksi air bersih di IPA Ahmad Yani, ini dalam rangka pelaksanaan pekerjaan koneksi pipa air baku dengan diameter 400 mm ke diameter 600 mm pada IPA Ahmad Yani.
“Karena ada pekerjaan tersebut, maka perlu adanya penghentian total produksi dan distribusi selama tujuh jam yang akan dilaksanakan pada hari Senin (10/9) pukul 08.30 wita sampai dengan 15.30 wita,” tutur Yudha.

Menurut Yudha, dampak dari pelaksanaan pekerjaan ini pelayananan ke pelanggan wilayah Banjar Barat, Banjar Utara, sebagian Banjar Tengah, akan mengalami gangguan sampai stop total. Dan, aliran air ke pelanggan akan kembali normal 2×24 jam setelah pekerjaan selesai.
“Oleh karena itulah pelanggan air bersih yang terdampak tersebut, diminta untuk mempersiapkan air cadangan atau simpanan di rumah mereka masing-masing,” ucap Yudha lebih lanjut.

Yudha juga mengatakan, pekerjaan koneksi pipa ini, untuk kepentingan pelanggan air bersih PDAM Bandarmasih, karena akan menambah kelancaran dari pasokan air bersih kepada pelanggan.

Sementara itu, kondisi cuaca saat ini, dimana terjadi hujan di hampir sebagian besar daerah di Kalimantan Selatan, tentunya menyelamatkan air baku PDAM Bandarmasih dari intrusi air laut atau asin.

Hal ini disampaikan Humas PDAM Bandarmasih Wahid, menyampaikan, PDAM Bandarmasih diuntungkan dengan turunnya hujan dalam sepekan terakhir ini di Kalimantan Selatan.
“Hujan yang terjadi dikawasan Banua Enam atau di Hulu Sungai, berdampak pada air baku PDAM Bandarmasih di Sungai Martapura Kota Banjarmasin kini kadar asinnya mengalami penurunan yang signifikan,” ucap Wahid.

Menurut Wahid, saat ini kadar garam dikawasan air baku Sungai Bilu, hanya berkisar 17 miligram perliter. Sebelumnya mencapai 800 miligram perliter.
“Angka kadar garam mencapai 800 miligram perliter tersebut, terjadi pada pertengahan bulan lalu,” ujar Wahid.

Wahid mengatakan, dengan kadar asin hanya berkisar diangka 17 miligram perliter tersebut, maka dapat dipastikan air baku PDAM Bandarmasih yang bersumber dari Sungai Martapura Sungai Bilu aman.
“PDAM Bandarmasih bersyukur intrusi air laut di Sungai Martapura tidak berlangsung lama. Ini berkat doa seluruh warga Kota Banjarmasin,” pungkas Wahid. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.