18 Juni 2021

Bakal Calon DPD RI, Wajib Mundur Dari Parpol

2 min read

Ketua KPUD Kalimantan Selatan.

KAL-SEL – Pemilu 2019 tidak terasa di depan mata. Segala persiapan jelang pemilihan presiden dan wakil presiden, serta anggota legislatif itupun sudah dilakukan Komisi Pemilihan Umum – KPU sejak tahun 2018. Termasuk untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dimana pada penghujung Agustus ini, sudah memasuki tahapan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS). Untuk masuk dalam DCS, setiap bakal calon anggota DPD harus mematuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya yang termuat dalam peraturan KPU nomor 26 tahun 2018.

Kepada wartawan, ketua KPUD Kalimantan Selatan Edy Ariansyah menjelaskan, peraturan KPU tersebut secara gamblang menyebutkan, bahwa setiap calon anggota DPD RI, tidak boleh terlibat dalam kepengurusan partai politik.
“Dengan kata lain, sang calon harus mengundurkan diri dari kepengurusan parpol, yang dibuktikan dengan surat pengunduran diri. Selain itu, Ia juga harus menyertakan surat dari pimpinan parpol, yang membenarkan bahwa yang bersangkutan sudah mundur dari parpol,” jelasnya.

Namun hingga Selasa (28/8), KPUD Kalimantan Selatan mencatat, baru 1 bakal calon yang sudah menyerahkan surat pengunduran diri tersebut.
“Yang bersangkutan tinggal.menyerahkan surat dari pimpinan parpol, yang membenarkan pengunduran dirinya,” tambahnya.

Masih menurut Edy, KPUD memberi waktu hingga satu pekan ke depan, atau akhir Agustus 2018, untuk bakal calon yang masuk dalam kepengurusan parpol, menyerahkan dua surat tersebut.
“Tepatnya satu hari sebelum kami menetapkan DCS anggota DPD RI Pemilu 2019. Penetapan dijadwalkan pada awal September 2018,” katanya lagi.
Karena alasan itulah, maka pada Selasa (28/8), KPUD Kalimantan Selatan mengumpulkan 14 bakal calon anggota DPD RI, untuk mensosialisasikan aturan KPU tersebut, berserta persyaratannya. Selain itu, pertemuan ini juga untuk mengklarifikasi biodata dan foto yang sudah diserahkan kepada KPUD, untuk nantinya disematkan pada DCS.

Tercatat ada 14 orang yang mendaftar sebagai bakal calon anggota DPD RI perwakilan Kalimantan Selatan, di KPUD provinsi sejak 9 hingga 11 Juli 2018. Sekitar 5 orang diantaranya, dipastikan merupakan pengurus partai politik peserta pemilu di Kalimantan Selatan. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.