16 Juni 2021

Pedagang Pentol dan Bakso Diberi Pelatihan Cara Pembuatan Pentol

2 min read

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin Anwar Saat Menyampaikan Mengenai Pedagang Pentol dan Bakso.

BANJARMASIN – Maraknya pedagang pentol dan bakso di kota Banjarmasin, membuat Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin melakukan pembinaan kepada para pedagang pentol dan bakso tersebut. Salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan yakni, mengadakan program pelatihan membuat daging pentol sehat dan higenis.

Hal ini dikatakan, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin Anwar Ziandy kepada sejumlah wartawan, Senin (20/8).

Anwar mengatakan, saat ini di kota Banjarmasin semakin banyak keberadaan pedagang pentol dan bakso. Namun, untuk antisipasi adanya pembuatan daging pentol yang tidak higenis oleh para pedagang tersebut, maka pihaknya melakukan pelatihan pembuatan daging pentol secara higenis kepada para pedagang pentol dan bakso tersebut.
“Dengan adanya pelatihan pembuatan daging pentol yang higenis ini, maka diharapkan adanya jaminan kepada warga yang membeli pentol-pentol tersebut sehat dan bersih dalam pembuatannya,” tutur Anwar.

Anwar menambahkan pelatihan cara pembuatan daging pentol yang sehat dan benar ini, diikuti kurang lebih 100 pedagang pentol dan bakso di Kota Banjarmasin, yang tergabung dalam 10 kelompok yang tersebar di Kota Banjarmasin.

Anwar mengatakan, jumlah pedagang pentol dan bakso di kota Banjarmasin tercatat sebanyak kurang lebih 750 pedagang. Para pedagang ini, akan dilatih secara bertahap. “Selain itu, kami juga mengharapkan adanya informasi dari mulut ke mulut mengenai cara pembuatan daging pentol yang sehat dan higenis oleh pedagang bakso yang telah mendapatkan pelatihan kepada temannya yang belum mendapatkan pelatihan,” tutur Anwar lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga menyampaikan, jika warga mengalami sakit perut usai mengonsumsi pentol, bisa melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin, serta Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Menurut Anwar, nantinya petugasnya bersama Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, akan turun ke lapangan untuk memeriksa kebersihan pembuatan pentol tersebut, serta saos dari pentol tersebut.
“Para pedagang pentol dan bakso di Kota Banjarmasin ini, merupakan pedagang binaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin sehingga perlu dilakukan pengawasan pula,” pungkas Anwar. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.