31 Januari 2023

Momentum Harlah Ponpes Hidayatullah, Paman Birin Taruh Harapan Besar Pada Santri

2 min read

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat melaksanakan foto bersama Forkopimda Kabupaten Banjar dan yayasan Ponpes Hidayatullah Martapura

BANJAR – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menaruh harapan besar terhadap santriwan/wati yang masih menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Martapura agar dapat mewujudkan kualitas generasi muda berdaya saing dan berakhlak bagi kemajuan banua.

“Kuncinya adalah rajin belajar. Karena rajin itu pangkal pandai. Pandai dalam artian adalah berkualitas dan berdaya saing, apabila dua itu tercapai tentu kita akan menang,” ucapnya, kepada awak media, usai membuka dan menghadiri acara Harlah ke 74 Ponpes Hidayatullah Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (31/7).

Bertepatan pada penyelenggaran Hari Lahir ke 74 Ponpes Hidayatullah, orang nomor satu di Kalsel itu turut memberikan dorongan serta mendukung program strategis pendidikan termasuk pengembangan sarana prasarana.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat melepas peserta jalan sehat islami di depan lobi Ponpes Hidayatullah

“Saat ini pihak yayasan ponpes sedang menggodok laboratorium ilmu yang nantinya akan melahirkan generasi tangguh dan dapat beradaptasi seiring perkembangan zaman,” ungkap gubernur banua yang akrab disapa Paman Birin itu.

Hal senada juga disampaikan Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Banjar, Ikhwansyah. Menurutnya, selaku dari pemerintah daerah peran santriwan/wati juga penting, selain diajarkan Akhlakul Karimah. Intelektualnya pun juga mampu membawa perubahan yang lebih baik. Tak hanya untuk banua tetapi bagi negara.

“Kami dari Pemkab mengharapkan agar para santri bisa terus belajar dan bersungguh-sungguh hingga ke depannya dapat melahirkan bibit berkualitas untuk Kabupaten Banjar yang jauh lebih baik lagi. Dengan harlah ponpes ini juga mampu menciptakan generasi muda berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Ponpes Hidayatullah, Fauzan Asniah, menuturkan, sebagai bentuk apresiasi terhadap kemajuan intelektual santriwan/wati agar mampu berkembang. Salah satunya adalah menggali pontensi mereka melalui kegiatan kemampuan mengasah otak agar sejatinya mampu mengukur sejauh mana kecerdasan mereka.

“Selain lomba adzan. Nanti juga ada lomba pidato tiga bahasa dan masih banyak lainnya. Yang mana, rangkaian ini diselenggarakan setiap tahun atau datangnya satu Muharram (tahun baru Islam/Hijriah),” ujarnya.

Sebelumnya, rangkaian ini selain juga diisi dengan jalan sehat islami yang turut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama iring-iringan drum band dan peserta ponpes. Dirinya juga mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan pembagian door prize.

Bukan hanya itu, perhelatan mengasah kemampuan santriwan/wati menuju generasi cerdas, berkualitas serta mampu berdaya saing itu rencananya selesai, pada Rabu (3/8) mendatang. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.