17 Mei 2021

Soal Peniadaan Mudik, Safrizal Tegaskan Untuk Keselamatan Bersama

1 min read

Pj gubernur Kalsel saat mengikuti rakor secara daring bersama Mendagri pada Senin (03/05)

BANJARMASIN – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA mengajak warga Banua untuk tidak mudik pada Idul Fitri 1422 Hijriah atau lebaran tahun ini.

Peniadaan mudik ini perlu dilakukan demi melindungi masyarakat,  dari potensi meningkatnya penularan COVID-19 di Banua.

“Saya ajak semua pihak untuk mendukung kebijakan Bapak Presiden soal peniadaan mudik tahun ini. Saya tegaskan, ini adalah kebijakan nasional, tidak hanya Kalsel. Kita tidak ingin pandemi seperti India saat ini terjadi di Kalsel, ini untuk keselamatan bersama,” tegasnya.

Safrizal menegaskan, tidak hanya antar provinsi, mudik lokal antar kabupaten kota juga dilarang.

“Mudik kabupaten kota juga ada prosedurnya, kabupaten kota ada penyekatan, bagi yang tidak membawa surat sehat dan dokumen pendukung lainya, maka akan diminta putar balik,” tegasnya.

Safrizal mengaku, dirinya telah bertemu dengan tokoh agama untuk meminta tolong menyerukan peniadaan mudik lebaran tahun ini.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi Penegakkan Displin Prokes dan Penanganan COVID-19 yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia secara virtual, pada Senin (3/5).

Mendagri menyebut bahwa masyarakat Indonesia harus belajar dari kasus yang terjadi di India. Ia menuturkan bahwa masyarakat India lengah karena euforia atas melandainya kasus penularan COVID-19 dengan melakukan aktivitas yang mengabaikan protokol kesehatan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.