7 Mei 2021

Taman Budaya Kalsel Gelar Puncak Hari Tari Sedunia

2 min read

Kepala UPTD Taman Budaya, Disdikbud Prov Kalsel, Suharyanti

BANJARMASIN – UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, memperingati hari puncak tari sedunia tahun 2021, selama dua hari berturut-turut pada 28 – 29 April, setiap jam 16.00 WITA secara virtual.

Sanggar tari yang tampil di hari tari sedunia

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) Taman Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti, dalam sambungan telepon kepada Abdi Persada FM menyampaikan, meski masih pandemi COVID-19, pagelaran dilaksanakan secara virtual, masyarakat bisa menyaksikan melalui konten youtube Taman Budaya Kalsel, dengan tema Lulungkang Majlus di Selatan Borneo, yaitu sebuah makna dalam menyatukan pandangan berbagai macam penampilan kekhasan tarian dari masing-masing 13 Kabupaten/Kota.

“Kami bangga pagelaran selama dua hari berturut-turut, berlangsung lancar dan sukses,” ucapnya.

Yanti (sapaan akrabnya) menyampaikan, secara pribadi sangatlah mengapresiasi karya para seniman, untuk terus memberikan hiburan secara luas bagi semua lapisan masyarakat. Ia berharap karya dari pelaku seni ini, akan ditiru generasi akan datang untuk bersama-sama memajukan dan melestarikan seni budaya di banua.

“Kita sangat senang, pandemi COVID-19 tidak menghalangi para seniman dalam berkarya, namun tentu menerapkan prokes secara ketat,” katanya.

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, dari 13 Kabupaten dan Kota, tarian yang ditampilkan diantaranya adalah tari tugal tahunan dari kabuputen Hulu Sungai Selatan, tari batang banyu dari Kota Banjarmasin, tari mandare bakumpai dari Kabupetan Barito Koala, tari ipalas dayak halong dari Kabupaten Balangan, tari mappenretasi (tari atas laut) dari pesisir pagatan Kabupaten Tanah Bumbu, tari samah dari Kabupaten Kotabaru, tari I wurung jue dari Kabupaten Tabalong. Adapula dari kota serambi mekkah Kabupaten Banjar yang ditayangkan tari wasilatul hayat, tari itik amuntai dari Kabupatan Hulu Sungai Utara, tari piulah dari Kabupaten Tanah Laut, tari agaman rista dari Kabupatan Hulu Sungai Tengah, serta tari sambang sasanguan dari Kabupatan Tapin.

Sanggar tari yang tampil di hari tari sedunia

“Untuk kota Banjarbaru ditampilkan sebuah tarian garapan baru yaitu tari galuh,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.