6 Mei 2021

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan IPad Setwan Banjarbaru Masuk Tahap Penyidikan

1 min read

Kasi Pidsus Kejari Banjarbaru, Yandi Primanandra.

BANJARBARU – Kasus dugaan korupsi pengadaan komputer tablet (iPad)  di Sekretariat DPRD (Setwan) Banjarbaru kini sudah masuk tahap penyidikan umum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari). Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Andri Irawan melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Yandi Primanandra kepada Abdi Persada FM. Ia membenarkan terkait kasus tersebut yang sudah masuk tahap penyidikan umum.

“Dokumen dan barang sudah kami sita,” ucap Yandi, Rabu (28/4) siang.

Menurutnya, penyitaan barang dan dokumen sudah ada persetujuan dari Pengadilan Negeri Banjarbaru.

“Barang yang disita ada 30 unit iPad,” tutur Yandi.

Sementara ini, menurutnya kasus masih didalami tim yang dipimpin oleh Kasubdik Kejari Banjarbaru, Reza Maulana ditahap penyidikan umum.

“Belum masuk tahap penyidikan khusus,” ucapnya.

Dari penilaian, tim penyidik menduga pengadaan iPad ini ada kemungkinan tidak sesuai spesifikasi.

Kedepan, pihak kejari akan secepatnya menetapkan tersangka dalam kasus ini.

“Secepatnya lah, semoga dalam waktu dekat kita dapat menetapkan tersangkanya,” katanya.

Hingga saat ini, ditambahkan Yandi pula, sudah kurang lebih 10 saksi yang diperiksa atas kasus tersebut.

“Kurang lebih lah ada sepuluh saksi yang sudah diperiksa,” singkatnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan iPad di Sekretariat DPRD Banjarbaru ini menggunakan anggaran APBD Kota Banjarbaru, dengan nilai sekitar Rp600 juta. (RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.