6 Mei 2021

Bawaslu RI Pantau Pelaksanaan PSU di Kota Banjarmasin

2 min read

Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja

BANJARMASIN – Tim Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI melakukan pemantauan Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin Tahun 2021.

Pemantauan PSU Pilwali Banjarmasin

Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, kedatangan pihaknya ke Kota Banjarmasin, untuk turutserta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin Tahun 2021.

“Karena di Kota Banjarmasin PSU, maka kami turun ke kota ini, untuk melakukan pengawasan,” ucapnya kepada sejumlah wartawan, di kota Banjarmasin, Rabu (28/4).

Menurut Rahmat, setelah melakukan pemantauan di beberapa TPS yang berada di Kelurahan Mantuil serta Kelurahan Murung Raya, pihaknya melihat banyak TPS yang kurang standar. Oleh karena itu menjadi perhatian pihaknya.

“Kami melihat banyak TPS yang kurang standar,” ungkapnya.

Seperti, tidak ada batasan dari bagian luar TPS dan di dalam TPS sendiri. Untungnya, masukan dari pihaknya segera dilaksanakan oleh pengawas TPS setempat.

Menurut Rahmat, keberadaan pihaknya di Kota Banjarmasin ini, sampai selesainya perhitungan hasil PSU Pilwali Kota Banjarmasin.

“Karena kami memiliki tanggung jawab terhadap pengawasan PSU, maka kami turut mengawasi sampai perhitungan hasil suara PSU ini,” ujar Rahmat.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu RI juga mengharapkan, jumlah partisipasi pemilih dapat meningkatkan pada PSU Pilwali 2021.

“Pada saat kami melakukan pemantauan jumlah partisipasi pemilih sudah mencapai diatas 50 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang di TPS 12 RT 9, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, berjalan lancar.

Ketua KPPS TPS 12, Kelurahan Mantuil, Abdul Halim mengatakan, untuk jumlah pemilih di TPS 12 RT 9, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, sebanyak 363, sedangkan untuk jumlah surat suara sebanyak 373.

Menurut Abdul Halim, untuk pemilih yang memberikan hak suaranya, sudah antusias mengikuti PSU ini. Mereka sudah berdatangan sejak dibukanya TPS pada jam 7 pagi.

“Sedangkan, pada Pilkada sebelumnya jumlah warga yang tidak memberikan suara cukup banyak mencapai 50 persen,” ucap Abdul Halim. (SRI/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.