17 Mei 2021

Cegah Penularan COVID-19 Pasca Lebaran, PSAA Budi Mulia Kalsel Beri Larangan Mudik

2 min read

Kepala Panti Sosial Asuahan Anak (PSAA) Budi Mulia Kalimantan Selatan, Sri Mulyani

BANJARBARU – Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Budi Mulia Kalimantan Selatan memutuskan, pada lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini larangan mudik terpaksa harus kembali diberlakukan dilingkungannya. Hal itu didasari, agar tidak menjadi penyumbang klaster baru dalam penyebaran COVID-19.

Kepala Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Budi Mulia Kalsel, Sri Mulyani mengatakan, meski tak tega harus kembali memberlakukan larangan mudik lebaran tahun ini. Akan tetapi, ia mengungkapkan, keselamatan guna menghindari adanya penularan COVID-19 jauh lebih penting.

“Sebenarnya kasian juga ya, tapi, mau gimana lagi melihat kondisi pandemi sekarang ini cukup mengkhawatirkan. Maka, pada 2021 larangan mudik lebaran dilingkungan PSAA Budi Mulia terpaksa harus kembali diberlakukan,” ungkapnya kepada Abdi Persada FM, Senin (26/4) kemarin.

Dia mengungkapkan, untuk larangan mudik tahun ini bukan pertama kalinya dilaksanakan, melainkan pada 2020 lalu keputusan itu juga pernah diberlakukan dilingkungan pihaknya.

“Kalau ini diberlakukan lagi, artinya sudah dua tahun berturut-turut anak asuh kami di PSAA Budi Mulia tidak lakukan mudik,” tuturnya.

Dirinya menegaskan, keputusan larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini dilingkungannya itu bukan hanya berlaku bagi anak yang diketahui mempunyai keluarga di Kota Banjarmasin saja. Tetapi, secara total keseluruhan jumlah memang tidak diperbolehkan.

“Biar dekat sekali pun tetap tidak diperkenankan mudik, apalagi yang domisilinya jauh. Kami sangat menjaga agar anak kami ini tetap sehat dan tidak tertular COVID-19,” paparnya.

Kekhawatiran ini juga dipaparkan oleh Sri Mulyani, kalau di kawasan pantinya itu tidak memiliki ruang isolasi untuk melakukan karantina mandiri.

“Yang jelas kami tidak ingin anak kami terpapar positif virus Corona. Keselamatan mereka itu sangat penting,” tegasnya.

Terlebih, guna mencegah hal itu. Ia memaparkan, seluruh pengasuh yang bekerja dan tinggal di lingkungan Panti juga tidak diizinkan untuk melakukan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini.

“Ada beberapa pegawai di panti ini yang keluarganya tinggal di Jawa dan Sulawesi. Tetapi, mereka dipastikan tidak akan mudik,” katanya.

Kendati demikian, pihak PSAA Budi Mulia Kalimantan Selatan masih memberikan kelonggaran bagi setiap keluarganya yang ingin datang berkunjung.

“Sebagai langkah atau bentuk pencegahan, kami telah menerapkan prokes yang cukup ketat. Termasuk wajib menggunakan masker, cek suhu tubuh, mencuci tangan baik dengan sabun atau dengan hand sanitizer dilingkungan panti. Setelah selesai berkunjung, anak-anak langsung diintruksikan untuk mandi dan mencuci pakaiannya,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.