10 Mei 2021

DPRD Banjarmasin Sarankan Perbaikan Jalan Lingkungan Rusak Pasca Banjir Jadi Prioritas

2 min read

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Tugiatno

BANJARMASIN – Kalangan legislatif meminta, perbaikan jalan lingkungan, terutama pasca banjir diprioritaskan untuk diperbaiki. Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Tugiatno, kepada wartawan pada Kamis sore (22/4) di ruang kerjanya.

Tugiatno menjelaskan, usulan kegiatan reses yang telah dilaksanakan Anggota Dewan Banjarmasin, dan akan direalisasikan Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin pada 2021 ini, hendaklah memprioritaskan jalan lingkungan yang mengalami kerusakan parah pasca banjir.

“Kami ingin, usulan saat reses, mendapat prioritas perbaikan, khususnya jalan rusak pasca banjir,” ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, perbaikan jalan lingkungan, tidak hanya di satu kecamatan saja, namun beberapa kecamatan lain yang juga mengalami kebanjiran pada pertengahan Januari 2021 lalu. Selain itu untuk jalan yang masih bagus dan kondisinya layak, maka tidak perlu diperbaiki tahun ini. Mengingat, masih banyak jalan yang lain kerusakannya lebih parah dan perlu segera dilakukan perbaikan.

“Kita sudah memantau ke lapangan, salah satu jalan rusak parah di Jalan Pekapuran Raya Gang Timor-timur, Kecamatan Banjarmasin Timur, kondisinya banyak jalan rusak dan berlubang, serta dikeluhkan warga bahkan dikhawatirkan terjadi kecelakaan, apalagi Jalan itu merupakan aksesnya luas, mulai dari ke pemukiman warga di Kelayan A sampai ke Pasar Sentra Antasari,” katanya panjang lebar.

Lebih lanjut Tugiatno meminta, pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, sebaiknya turun ke lapangan, untuk mengecek kondisi jalan lingkungan yang diprioritaskan dalam perbaikan, supaya tidak terjadi pemborosan anggaran. Kemudian bagi masyarakat, turut serta berpartisipasi mengawasi perbaikan jalan lingkungan melalui usulan reses dewan tersebut.

“Saya temukan ada jalan yang kondisinya masih layak, justru diperbaiki seperti Jalan Cempaka Putih, sehingga lebih baik ditunda,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.